Breaking News:

Berita Mojokerto

Tidak Semua Wali Murid di Kota Mojokerto Setuju Anaknya Ikut PTM, Ini Alasannya

Seluruh sekolah tingkat SD dan SMP di Kota Mojokerto hari ini, Senin (30/8/2021) secara serentak melaksanakan Pembelajaran Tatap Muka (PTM) terbatas p

Penulis: Mohammad Romadoni | Editor: Ndaru Wijayanto
SURYA/Mohammad Romadoni
Suasana pelaksanaan PTM perdana di SMPN 8 Kota Mojokerto, Senin (30/8/2021). 

Laporan Wartawan Tribun Jatim Network, Mohammad Romadoni

TRIBUNJATIM.COM, MOJOKERTO - Seluruh sekolah tingkat SD dan SMP di Kota Mojokerto hari ini, Senin (30/8/2021) secara serentak melaksanakan Pembelajaran Tatap Muka (PTM) terbatas pasca penurunan PPKM level 3 di tengah situasi Pandemi Covid-19.

Berdasarkan pantauan pelaksanaan PTM di salah satu lembaga pendidikan yakni SMPN 8 Kota Mojokerto yang terlihat para siswa begitu antusias menyimak pembelajaran di kelas tersebut.

Mereka patuh menerapkan Protokol Kesehatan (Prokes) mengenakan masker dan masing-masing bangku telah dipasang penyekat berbahan plastik.

Hal serupa juga diterapkan oleh guru-guru yang mengenakan maskes plus Field Shield saat mengajar di kelas.

Pelaksanaan PTM perdana setelah sempat terkendala akibat PPKM Darurat di SMPN 8 Kota Mojokerto ini tetap berjalan meskipun ada beberapa orangtua/ wali murid yang tidak setuju anaknya mengikuti pembelajaran di kelas.

Kepala Sekolah SMPN 8 Kota Mojokerto, Dwi Puspa H mengatakan pihaknya telah menyebar Google Form persetujuan tertulis dari orang tua atau wali murid sebagai syarat utama siswa bisa mengikuti pelaksanaan PTM di sekolah.

"Hampir seluruh orang tua maupun wali murid menyetujui anaknya mengikuti PTM namun memang ada beberapa yang tidak setuju dari 32 siswa di setiap kelas itu kira-kira yang tidak setuju pelaksanaan PTM antara dua hingga tiga orang saja," jelasnya saat ditemui di SMPN 8 Kota Mojokerto, Senin (30/8/2021).

Dwi menjelaskan jumlah keseluruhan peserta didik yang mengikuti PTM sesi pertama absensi 01-16 berjumlah sekitar 300 siswa dan yang tidak setuju hanya 8 siswa.

"Jadi jumlah seluruh siswa di SMPN 8 Kota Mojokerto sebanyak 601 siswa sehingga jika dibagi dua setiap sesi maka 300 siswa dan hanya 8 orangtua atau wali murid yang tidak mengizinkan anaknya mengikuti PTM di sekolah," terangnya.

Halaman
12
Sumber: Tribun Jatim
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved