Breaking News:

Berita Kota Batu

Vandalisme terhadap Banner Puan Maharani di Kota Batu, Pelaku Berjumlah Dua Orang dan Baru Lulus SMA

Kasus vandalisme terhadap banner Puan Maharani di Kota Batu, pelaku ada dua orang dan baru saja lulus dari sekolah tingkat menengah atas.

Penulis: Benni Indo | Editor: Dwi Prastika
Tribun Jatim Network/Benni Indo
Wakil Wali Kota Batu, Punjul Santoso berada di Polres Batu untuk menanyakan langsung proses hukum kasus vandalisme terhadap banner bergambar Puan Maharani. Dua orang pelaku telah diketahui dan menjalani wajib lapor ke Polres Batu, Senin (30/8/2021). 

Laporan Wartawan Tribun Jatim Network, Benni Indo

TRIBUNJATIM.COM, KOTA BATU - Ketua Pengurus Dewan Pimpinan Cabang (DPC) PDI Perjuangan Kota Batu, Punjul Santoso mengatakan, tindakan vandalisme terhadap banner bergambar Puan Maharani di Kota Batu mencerminkan perilaku tidak menghormati tokoh nasional.

Dikatakan Punjul, Puan tidak sekadar kader PDI Perjuangan, namun juga tokoh nasional yang menjabat sebagai Ketua DPR RI.

Seperti diberitakan sebelumnya, banner bergambar Puan Maharani di Kota Batu menjadi sasaran vandalisme. Ada tulisan ‘open BO’  pada banner yang dipasang di Jalan Sultan Agung, Kota Batu. Akibat peristiwa itu, DPC PDI Perjuangan melapor ke Polres Batu.

“PDI Perjuangan mengambil sikap melaporkan agar peristiwa serupa tidak terulang kembali. Kami melihatnya kalau sekelas tokoh nasional itu saja dilecehkan, bagaimana dengan saya?” kata Punjul.

Punjul dan pengurus lainnya mendatangi Polres Batu pada Senin (30/8/2021).

Pengurus yang datang antara lain adalah, Sekretaris DPC PDI Perjuangan Kota Batu, Saifudin Zuhri, dan sejumlah anggota Badan Bantuan Hukum dan Advokasi Rakyat (BBHAR).

Kedatangan Punjul dkk itu untuk bertemu langsung dengan pelaku vandalisme bertuliskan ‘open BO’ terhadap baliho bergambar Puan Maharani di Jalan Sultan Agung, Kota Batu.

Punjul mengatakan, pelaku ada dua orang dan baru saja lulus dari sekolah tingkat menengah atas.

“Hari ini, saya datang ke sini untuk melihat perkembangan vandalisme. Kami dapat informasi bahwa pelaku telah tertangkap. Akhirnya, disidik dan pelaku sampai hari ini, wajib lapor pada Senin dan Kamis,” ujar Punjul, Senin (30/8/2021).

Baca juga: Puluhan Anak di Kota Batu yang Yatim Piatu Akibat Covid-19 Diusulkan Dapat Beasiswa

Halaman
12
Sumber: Tribun Jatim
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved