Breaking News:

Berita Pasuruan

Video Hajatan Pernikahan Anggota Dewan di Pasuruan Viral di Media Sosial

Sebuah video yang memperlihatkan sebuah hajatan beredar luas di media sosial. Hajatan itu digelar saat aturan PPKM level 3 di Kabupaten Pasuruan

Penulis: Galih Lintartika | Editor: Januar
Istimewa/TribunJatim.com
video hajatan yang viral di Pasuruan 

Laporan wartawan Tribun Jatim Network, Galih Lintartika

TRIBUNJATIM.COM, PASURUAN– Sebuah video yang memperlihatkan sebuah hajatan beredar luas di media sosial.

Hajatan itu digelar saat aturan PPKM level 3 di Kabupaten Pasuruan diterapkan.

Belakangan diketahui, hajatan itu terjadi di Desa Pusung Malang, Kecamatan Puspo, Kabupaten Pasuruan. Itu adalah hajatan yang digelar anggota DPRD Kabupaten Pasuruan, Akhmad Mujangki.

Hajatan itu digelar Sabtu, (28/8/2021) lalu dan videonya viral di media sosial. Itu adalah hajatan pernikahan Akhmad Mujangki dan istrinya yang sebenarnya sudah menikah sah pada Desember tahun 2019 lalu.

Kapolsek Puspo AKP Saiful Anam mengakui memang sempat membubarkan hajatan yang tidak ada izinnya tersebut. "Kami tahunya telat, kami kecolongan," katanya saat dihubungi, Senin (30/8/2021).

Dia menyampaikan, sabtu siang, bersama Forpimka sudah mendatangi kediaman Akhmad Mujangki. Saat itu, Forpimka mengingatkan untuk tidak menggelar hajatan karena situasi sedang pandemi seperti ini.

"Saat kami berikan masukan untuk menunda dan membatalkan kegiatan, yang bersangkutan sudah menyanggupi hal itu. Bahkan, kami dapat laporan sound sytem sudah dibongkar. Ada foto dan videonya," urainya.

Menurut dia, kabar itu didapatkan magrib bahwa sound system sudah dibongkar. Setelah itu, sekira pukul 21.00 wib, ia mendengar kabar jika acara tetap dilaksanakan, foto dan videonya juga tersebar luas.

"Saya langsung memerintahkan pak kanit reskrim untuk segera menindaklanjuti. Sesampainya di lokasi, acaranya memang belum selesai, tapi sudah tidak ada orang, sudah banyak yang pulang," paparnya.

Baca juga: Penyesalan Terbesar Soeharto Sebelum Benny Moerdani Tiada, Dulu Abaikan Sang Jenderal TNI: Andai

Kapolsek memastikan tidak ada panggung hiburan dalam hajatan pernikahan ini. Ia menyebut, memang dalam video yang beredar itu seolah - olah ada panggung hiburan, padahal tidak ada.

"Rumahnya memang berada di ketinggian. Dan itu bukan panggung hiburan. Yang disitu hanya ada sound system dan lampu - lampu saja," imbuh Kapolsek.

Dia menerangkan, Akhmad Mujangki ini memang sudah menikah akhir tahun 2019. Rencananya, dia akan menggelar pesta pernikahan April 2020. Namun, karena ada pandemi Covid-19, rencana itu ditunda.

"Kalau tidak salah sudah tiga kali resepsi pernikahannya ditunda, karena memang situasinya sedang pandemi Covid-19. Untuk kelanjutannya, kasus ini ditangani Polres Pasuruan," pungkas dia. (lih)

Kumpulan berita Pasuruan terkini

Sumber: Tribun Jatim
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved