Breaking News:

Berita Malang

Berkarya di Tengah Pandemi, dr Syifa Mustika Kupas Tuntas Vaksin Covid-19 di Buku Keduanya

Di sela kesibukannya di Satgas Covid-19 NU, dr Syifa Mustika SpPD KGEH menyelesaikan buku 'Kumpas Tuntas Vaksin Covid-19'.

Penulis: Sylvianita Widyawati | Editor: Ndaru Wijayanto

Laporan Wartawan Tribun Jatim Network, Sylvianita Widyawati

TRIBUNJATIM.COM, MALANG - Di sela kesibukannya di Ketua Satgas Covid-19 NU Malang Raya, dr Syifa Mustika SpPD KGEH menyelesaikan buku 'Kumpas Tuntas Vaksin Covid-19'.

Buku ini di prelaunch, Senin (30/8/2021) di Roewang Tamoe Cafe di kawasan Perumahan Dirgantara Kota Malang. Nantinya, penjualan dari buku ini akan didonasikan ke pasien Covid-19.

"Buku ini melengkapi buku kedua saya yang sudah terbit pada 10 November 2020 lalu berjudul The New Normal Life," kata Syifa pada wartawan.

Kemauannya adalah mengadakan revisi untuk buku pertamanya. Sebab pada Desember 2020, vaksin Covid 19 sudah ada. Tapi akhirnya dari niat merevisi malah bisa bikin satu buku.

Adanya vaksin ini menjadi lebih komplek karena ada informasi hoax. Ia berencana akan merilis bukunya pada 10 Oktober 2021 karena tanggal cantik 10-10 dan akan dilakukan secara hybrid di 76 kota dan 76 tokoh akan melakukan unboxing bukunya. 

Ia berharap, adanya vaksinasi akan memperkuat herd immunity meski sampai sekarang masih ada orang yang tidak sadar akan manfaat vaksin. Satu sisi, orang mulai mencari-cari vaksin .

"Padahal sekarang kemana-mana syaratnya harus sudah vaksin. Misalkan ke mal, perjalanan dll," tambahnya. 

Maka mau tidak mau harus mau divaksin. Ia mengklaim baru bukunya yang membahas soal vaksinasi secara tuntas.

"Memang ada tulisan soal vaksinasi dari rilis-rilis Kemenkes. Tapi yang detil ada di buku saya," terangnya.

Buku ini juga menulis soal mitos-faktaseputar vaksinasi

"Seperti sudah divaksin tapi masih kena Covid dll," jelasnya.

Syifa Mustika merupakan dokter penyakit dalam yang tergabung dengan Ikatan Dokter Indonesia (IDI) dan Perhimpunan Dokter Spesialis tergerak untuk memberikan edukasi melalui sebuah buku yang ditulisnya.

"Semoga buku baru ini bisa menjadi referensi untuk pengetahuan masyarakat dan tenaga medis seputar vaksin," katanya.

Dokter yang hobi bernyanyi ini bertugas di beberapa Rumah Sakit rujukan Covid 19 ini juga terlibat di pembuatan album donasi Malang Kuat untuk hits single Malang Kuat dan Sementara. 

Sumber: Tribun Jatim
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved