Breaking News:

Berita Tuban

Buaya Sepanjang 2 Meter Sembunyi di Selokan Puskesmas Tuban, Kagetkan Peserta Vaksinasi Covid-19

Buaya sepanjang 2 Meter yang sembunyi di selokan Puskesmas Ponco Tuban mengagetkan peserta vaksinasi Covid-19.

Penulis: M Sudarsono | Editor: Dwi Prastika
Istimewa/TribunJatim.com
Warga mengamankan buaya sepanjang dua meter di selokan halaman Puskesmas Ponco Tuban, Selasa (31/8/2021). 

Laporan Wartawan Tribun Jatim Network, Mochamad Sudarsono

TRIBUNJATIM.COM, TUBAN - Peristiwa yang menggegerkan masyarakat terjadi di Desa Selogabus, Kecamatan Parengan, Tuban, Selasa, (31/8/2021).

Bagaimana tidak, seekor buaya sepanjang dua meter terlihat bersembunyi di dalam selokan halaman Puskesmas Ponco.

Sontak warga yang selesai melakukan vaksinasi Covid-19 (virus Corona) kaget bukan main mengetahui ada hewan reptil berbahaya tersebut.

Buaya itu kemudian berhasil ditangkap dengan cara diinjak badannya, lalu bagian mulut diikat menggunakan tali tampar.

"Buaya sudah ditangkap, sudah diamankan," kata Bagio, warga desa sekitar lokasi yang mengetahui proses penangkapan buaya.

Adanya temuan buaya tersebut dilaporkan ke pihak desa dan diteruskan kepada pihak kepolisian Polsek setempat.

Dari hasil penelusuran, ternyata hewan reptil pemakan daging itu milik Haikal (15), bocah warga Dusun Bedrek.

Menurut Kapolsek Parengan, Iptu Gunadi, buaya itu telah lepas satu minggu yang lalu.

Pemilik Haikal sudah sering diingatkan oleh orang tuanya, agar selalu memberikan makanan secara rutin kepada hewan peliharaannya itu. 

Baca juga: Cewek Tabrak Polisi di Tuban hingga Alami Luka Berat, Ipda Eko Sulistyo: Mabuk Saat Mengemudi

Termasuk disuruh mengontrak secara khusus, tetapi secara tidak sengaja buaya lepas dari kandangnya.

"Haikal sudah sering diingatkan Ekwanto (bapaknya), untuk selalu memberikan makanan hewan dan selalu mengontrol keamanannya. Buaya saat ini sudah diamankan," pungkasnya.

Sekadar diketahui, selama buaya lepas tidak sampai ada korban jiwa maupun luka.

Pemilik buaya diketahui belum mempunyai surat konservasi dari Balai Konservasi Sumber Daya Alam (BKSDA) Bojonegoro.

Sumber: Tribun Jatim
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved