Breaking News:

Berita Malang

Malang Raya PPKM Level 3, Muncul Wacana Penerapan Ganjil Genap di Kota Malang

Pemerintah pusat telah memutuskan Malang Raya masuk ke dalam PPKM Level 3. Oleh karena itu, Polresta Malang Kota akan menerapkan kebijakan ganjil gena

Penulis: Kukuh Kurniawan | Editor: Ndaru Wijayanto
TribunJatim.com/Kukuh Kurniawan
ILUSTRASI Ganjil Genap - Suasana penyekatan di Exit Tol Madyopuro Malang, dalam penerapan PPKM Darurat di Kota Malang pada Minggu (4/7/2021). 

Laporan Wartawan Tribun Jatim Network, Kukuh Kurniawan

TRIBUNJATIM.COM, MALANG - Pemerintah pusat telah memutuskan Malang Raya masuk ke dalam PPKM Level 3. Oleh karena itu, Polresta Malang Kota akan menerapkan kebijakan ganjil genap.

Kapolresta Malang Kota, AKBP Budi Hermanto menyebut, penurunan level ini akan diikuti dengan melunaknya sejumlah aturan, meski tidak signifikan.

"Sebenarnya tidak ada perbedaan yang signifikan. Dan mungkin kami akan membuat suatu gambaran baru, salah satunya menerapkan kebijakan ganjil genap di wilayah Kota Malang terhadap jalan jalan tertentu," ujarnya kepada TribunJatim.com, Selasa (31/8/2021).

Dirinya mengungkapkan, urgensi penerapan ganjil genap setelah melihat kondisi lapangan yang ada.

"Kami melihat, anggota TNI Polri dan Satpol PP yang melakukan penyekatan di berbagai tempat ini kan rentan terpapar Covid. Sehingga, kita harus atur pembatasan kegiatan masyarakat dengan cara ganjil genap," jelasnya.

Namun dirinya menjelaskan, kebijakan ganjil genap itu masih wacana dan perlu dimatangkan kembali lewat rapat koordinasi yang akan dilakukan dalam waktu dekat.

"Nanti masalah itu, kami rapat koordinasi mengundang PHRI, paguyuban pedagang pasar, mal dan tempat wisata. Termasuk melibatkan civitas akademis, yaitu pakar sosiolog, pakar kebijakan publik, dan pakar virus serta epidemologi," kata AKBP Budi Hermanto.

"Dalam rapat koordinasi itu, juga akan kami bahas pemadaman lampu PJU dan penyekatan, apakah kebijakan itu masih dibutuhkan atau tidak," imbuhnya.

Sementara itu, Kasat Lantas Polresta Malang Kota, AKP Yoppi Anggi Khrisna menuturkan, pelaksanaan kebijakan ganjil genap di Kota Malang akan mirip dengan yang telah dilakukan oleh DKI Jakarta.

"Namun, penerapannya di Kota Malang belum bisa langsung diterapkan ke semua kendaraan. Mungkin kita prioritaskan dulu untuk roda empat," terangnya.

Dirinya menuturkan, pihaknya masih akan berkoordinasi dengan Polda Jatim dan Ditlantas Polda Jatim terkait penerapan kebijakan ganjil genap.

"Karena di Kota Malang ini kan ada jalan provinsinya juga. Nanti saya akan koordinasi dengan Polda Jatim dan Ditlantas Polda Jatim, agar kita rapatkan dan rekomendasinya seperti apa. Karena kebijakan itu (kebijakan ganjil genap) harus dikeluarkan dalam bentuk Perwali. Kalau dalam bentuk Perwali, kita bisa lakukan penindakan disitu," bebernya.

Yoppi juga menambahkan, pihaknya masih belum memetakan jalur mana saja yang akan diterapkan kebijakan ganjil genap tersebut.

"Bisa jadi jalan protokol. Kami harus melihat Google Traffic, mana jalur yang paling ramai dilalui kendaraan," tandasnya.

Sumber: Tribun Jatim
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved