Breaking News:

Berita Jember

Pasca Heboh Honor Pemakaman Jenazah Covid-19, Bupati Jember Evaluasi SK dan Kinerja Birokrasi Pemkab

Pasca heboh honor pemakaman jenazah Covid-19, Bupati Hendy Siswanto evaluasi SK dan kinerja birokrasi Pemkab Jember.

Penulis: Sri Wahyunik | Editor: Dwi Prastika
Tribun Jatim Network/Sri Wahyunik
(Kiri ke kanan) Wakil Ketua DPRD Jember Ahmad Halim, Bupati Jember Hendy Siswanto, Wabup Jember Muh Balya Firjaun B, Dandim 0824 Jember Letkol Inf La Ode M Nurdin, 2021. 

Laporan Wartawan Tribun Jatim Network, Sri Wahyunik

TRIBUNJATIM.COM, JEMBER - Bupati Jember, Hendy Siswanto tidak segan mengganti anak buahnya yang tidak becus bekerja.

Ketegasan ini dia sampaikan setelah anggaran honor pemakaman jenazah Covid-19 yang diterima oleh pejabat Pemkab Jember menjadi bahan perbincangan, bahkan gunjingan.

Hendy menegaskan, anggaran semua kegiatan bermula dari keberadaan produk hukum, seperti surat keputusan (SK) bupati.

Karenanya, dia akan mengevaluasi seluruh SK bupati.

Selain mengevaluasi SK dan semua produk hukum, pihaknya juga akan mengevaluasi kinerja birokrasi anak buahnya.

Pasca hebohnya anggaran honor pemakaman jenazah Covid-19 untuk pejabat Pemkab Jember, Hendy mengambil sejumlah pelajaran. Di antaranya mengevaluasi semua produk hukum (SK, juga Perbup), serta birokrasi Pemkab Jember.

"Saya baru enam bulan bekerja, kemudian ada persoalan kemarin (heboh anggaran pemakaman jenazah Covid-19). Itu saya ambil hikmahnya. Saya akan evaluasi semua SK. Karena memang itu saya melanjutkan SK sebelumnya (periode bupati sebelum Hendy), memperpanjang. Jadi tidak saya baca detailnya. Selanjutnya, akan kami evaluasi semua," ujar Hendy, Selasa (31/8/2021).

Seluruh SK yang di dalamnya ada pertanggungjawaban anggaran, lanjut Hendy, akan dievaluasi.

"Tidak hanya terkait penanganan Covid-19. Semuanya. Evaluasi juga terhadap birokrasi," tegasnya.

Halaman
12
Sumber: Tribun Jatim
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved