Breaking News:

Berita Madura

Dirut Terpilih PT Sumber Daya Bangkalan Tekankan Setiap Pekerjaan Harus Berdasarkan Hasil Audit

Transparansi dan akuntabilitas menjadi prinsip dasar jajaran Komisaris dan Direksi terpilih PT Sumber Daya (Perseroda) Kabupaten Bangkalan periode...

Penulis: Ahmad Faisol | Editor: Ndaru Wijayanto
surya/ahmad faisol
Direktur Utama BUMD PT Perseroda Kabupaten Bangkalan sekaligus Ketua KONI Bangkalan, Fauzan Jakfar saat memberangkatkan empat atlet PON XX Papua asal Bangkalan dari Pendapa Agung, Senin (30/8/2021) 

Laporan Wartawan Tribun Jatim Network, Ahmad Faisol

TRIBUNJATIM.COM, BANGKALAN – Transparansi dan akuntabilitas menjadi prinsip dasar jajaran Komisaris dan Direksi terpilih PT Sumber Daya (Perseroda) Kabupaten Bangkalan periode 2021-2025 dalam upaya menciptakan tata kelola Badan Usaha Milik Daerah (BUMD) milik Pemerintah Daerah (Pemda) Kabupaten Bangkalan itu bersih dan dapat dipertanggung jawabkan secara terbuka kepada masyarakat.

Direktur Utama (Dirut) PT Perseroda Kabupaten Bangkalan, Fauzan Jakfar mengungkapkan, prinsip-prinsip bisnis dengan mengedepankan tata kelola bersih dan akuntable akan menjadi pondasi BUMD dalam mendapatkan keuntungan dan berkontribusi untuk peningkatan Pendapatan Asli Daerah (PAD).

“Bahkan kami akan melakukan kajian dan audit secara menyeluruh setiap mengawali suatu pekerjaan. Dalam menetapakan Core Bussines atau bisnis utama, kami akan melakukan kajian berdasarkan peluang bisnis yang ada. Tentunya kami akan konsolidasi dan membahasnya di internal, kalau perlu kami libatkan public terutama melibatkan para pelaku usaha,” ungkap Fauzan kepada Surya (Tribun Jatim Network), Selasa (31/8/2021).

Sebelumya, pengangakatan jajaran Komisaris dan Direksi Periode 2021-2025 dilakukan Bupati Bangkalan, R Abdul Latif Amin Imron (Ra Latif) mewakili Pemda Kabupaten Bangkalan selaku Pemegang Saham PT Perseroda melalui Rapat Umum Pemegang Saham (RUPS) di Ruang Meeting Pendapa Agung Bangkalan, Senin (30/8/2021).  

Sekretaris Daerah Kabupaten Bangkalan, Ir H Moh Taufan Zairinsjah, MM ditunjuk sebagai Komisaris Utama. Selain mengangkat jajaran komisaris dan jajaran direksi baru, RUPS juga menetapkan modal dasar senilai Rp 19,5 miliar dari modal setor semula Rp 78 miliar, kegiatan bidang usaha sesuai Klasifikasi Baku Lapangan Usaha (KBLI) terbaru, menetapkan modal usaha dan perubahan nilai saham, serta menetapkan perubahan
pemilik saham.

Disebutkan, kegiatan usaha diantaranya meliputi agen wisata; penyewaan dan sewa guna usaha mobil dan sejenisnya, penyewaan dan sewa guna usaha mesin dan peralatan industri pengolahan, perdagangan alat tulis dan gambar, perdagangan barang percetakan dan penerbitan.

Selain itu, jasa penyelenggara pertemuan; rumah minum/kafe; pengadaan gas alam buatan; periklanan; taman rekreasi; reatmen dan pembuangan limbah berbahaya; dan jasa pelayanan internet publik.

Fauzan menegaskan, kebijakan dalam menentukan Core Bussines akan didasarkan pada prospek dan potensi yang ada di Kabupaten Bangkalan dan tidak boleh menyimpang dari ketetapan yang diatur dalam Peraturan Daerah (Perda) Nomor 7 Tahun 2020 tentang Perseroda Sumber Daya yang mengatur jenis-jenis usaha.

Untuk saat ini, lanjut Fauzan, pihaknya masih melakukan konsolidasi secara internal dan belum melakukan kajian untuk menetapkan Core Bussines.

“Kami akan memperjelas garis start terkait pekerjaan. Karena kami ingin setiap memulai suatu pekerjaan, awalnya harus jelas dan mengacu terhadap hasil audit secara menyeluruh. Audit secara menyeluruh juga akan mengetahui sisi-sisi permasalahan dan bisa menentukan seperti apa treatment yang akan diterapkan.,” pungkas Fauzan. 

Sumber: Tribun Jatim
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved