Breaking News:

Berita Madiun

Kaget Ditegur Mendagri Belum Bayar Insentif Nakes, Bupati Madiun: Sudah Kami Bereskan

Bupati Madiun, Ahmad Dawami Ragil Saputro menegaskan Pemerintah Kabupaten Madiun sudah membayarkan insentif semester pertama 2021 kepada seluruh tenag

Penulis: Sofyan Arif Candra Sakti | Editor: Ndaru Wijayanto
SURYA/RAHADIAN BAGUS
Bupati Madiun, Ahmad Dawami Ragil Saputro (tengah), bersama Kapolres AKBP Ruruh Wicaksono dan Dandim 0803 Letkol Czi Nur Alam Sucipto, Rabu (6/3/2019). 

Laporan Wartawan TribunJatim.com, Sofyan Arif Candra

TRIBUNJATIM.COM, MADIUN - Bupati Madiun, Ahmad Dawami Ragil Saputro menegaskan Pemerintah Kabupaten Madiun sudah membayarkan insentif semester pertama 2021 kepada seluruh tenaga kesehatan (Nakes) yang menangani Covid-19.

Hal tersebut disampai Kaji Mbing, sapaan akrabnya, setelah adanya surat teguran dari Mendagri bahwa Kabupaten Madiun menjadi satu dari sepuluh kabupaten di Indonesia yang belum membayarkan insentif nakes covid-19. 

"Terakhir kami sudah membayar kemarin di tanggal 26 Agustus 2021. Total anggaran yang kami bayarkan kepada 3.992 nakes sebanyak Rp 19 milyaran," kata Kaji Mbing, Rabu (1/9/2021).

Pembayaran insentif nakes tersebut menjadi perhatian utama bagi Pemkab Madiun.

Karena menurut Kaji Mbing, Nakes adalah garda terdepan dalam penanganan pasien covid-19. 

"Kami menyadari nakes menjadi garda terdepan dan paling berisiko menangani covid-19, tentu ini harus kita perhatikan juga," lanjutnya.

Ia juga menjelaskan dana untuk insentif seluruh nakes yang menangani pasien covid-19 sudah dianggarkan dari refocusing APBD Kabupaten Madiun tahun 2021. 

Ia menuturkan awalnya Pemkab Madiun membayarkan insentif nakes bulan Januari hingga Maret 2021. 

Setelah itu ada ketentuan baru yang mengatur insentif nakes harus dibayar hingga bulan Juni. 

"Semua sudah kami bereskan pembayaran insentifnya sampai bulan Juni," kata Kaji Mbing

Kaji Mbing sendiri mengaku kaget ketika mendapatkan kabar Pemkab Madiun ditegur Mendagri bersama sembilan kabupaten lain karena belum membayarkan insentif nakes covid-19. 

"Kaget juga mendapatkan laporan itu. Soalnya saya kawal langsung pencairan dana insentifnya," jelas Kaji Mbing

Kaji Mbing sendiri belum menerima surat teguran tersebut. Dan jika sudah diterima pun ia tidak akan melakukan klarifikasi ke Kemendagri.

Sumber: Tribun Jatim
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved