Breaking News:

Berita Pasuruan

Kasus Pemotongan BOP Ponpes dan Madin, Kejari Kabupaten Pasuruan Tunggu Hasil Audit Kerugian Negara

Kejaksaan Negeri (Kejari) Kabupaten Pasuruan sebut kasus dugaan pemotongan BOP madin dan ponpes mendekati rampung: mohon doanya.

Penulis: Galih Lintartika | Editor: Hefty Suud
TribunJatim.com/Galih Lintartika
CARI BUKTI - Tim penyidik Kejari Kabupaten Pasuruan saat menggeledah kantor Kemenag Kabupaten Pasuruan. 

Laporan Wartawan Tribun Jatim Network, Galih Lintartika

TRIBUNJATIM.COM, PASURUAN - Kejaksaan Negeri (Kejari) Kabupaten Pasuruan menyebut penyidikan kasus dugaan pemotongan BOP untuk madin dan ponpes mendekati rampung.

Kasi Pidsus Kejari Kabupaten Pasuruan Denny Saputra mengatakan, penyidikan kasus ini tinggal menunggu hasil audit pemeriksaan kerugian negara.

"Berkasnya hampir rampung, tinggal tunggu hasil auditor saja untuk memastikan kerugian negaranya, kami mohon doanya agar segera rampung," katanya, Rabu (1/9/2021).

Dia menyampaikan, pemeriksaan Kementrian Agama di Jakarta sudah selesai.

Baca juga: Kejari Geledah Kantor Kemenag Kabupaten Pasuruan, Laptop dan Ratusan Berkas Disita

Denny menyebut, penyidik sudah berangkat ke Jakarta untuk melakukan pemeriksaan.

"Progresnya sudah mendekati final. Kita optimis dalam jangka waktu dekat, akan ada penetapan tersangka sembari merampungkan pemeriksaan saksi lanjutan," urainya.

Denny mengaku belum bisa menyampaikan sekarang siapa pihak - pihak yang harus bertanggung jawab dalam kasus pemotongan BOP ini.

"Yang jelas, siapapun orangnya, apapun jabatannya, ketika dia terlibat dalam kasus ini, dia harus bertanggung jawab, karena kami akan tetapkan mereka sebagai tersangka," tandas dia.

Halaman
12
Sumber: Tribun Jatim
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved