Breaking News:

Berita Malang

Kejar Herd Immunity, Ketua Satgas Covid NU Malang Raya Terus Imbau Masyarakat Tidak Ragu Vaksinasi

Sampai saat ini, pandemi Covid 19 di Indonesia belum berakhir. Bahkan, para ahli dan tim kedokteran terus melakukan kajian untuk memberantas virus ter

Penulis: Kukuh Kurniawan | Editor: Ndaru Wijayanto
tribunjatim/kukuh
Ketua Satgas Covid-19 NU Malang Raya, dr. Syifa Mustika, Sp.PD-KGEH saat menunjukkan buku ciptaannya yang berjudul Kupas Tuntas Vaksin Covid 19. 

Laporan Wartawan Tribun Jatim Network, Kukuh Kurniawan

TRIBUNJATIM.COM, MALANG - Sampai saat ini, pandemi Covid 19 di Indonesia belum berakhir. Bahkan, para ahli dan tim kedokteran terus melakukan kajian untuk mengatasi virus tersebut. Salah satunya, yaitu dengan melaksanakan vaksinasi.

Ketua Satgas Covid-19 NU Malang Raya, dr Syifa Mustika, Sp.PD-KGEH mengatakan, masyarakat tidak perlu ragu dalam mengikuti vaksinasi. Sebab, hal tersebut bisa membantu untuk mengurangi penularan Covid 19.

"Lebih cepat mendapatkan vaksin, lebih bagus. Vaksinasi bukan obat, namun setidaknya bisa membentuk herd immunity," ujarnya kepada TribunJatim.com, Rabu (1/9/2021).

Dirinya menjelaskan, vaksinasi yang ada saat ini, ternyata tak bisa memberikan proteksi seterusnya. Sehingga, tak menutup kemungkinan, akan diberi booster (tambahan) setiap enam bulan sekali.

"Berdasarkan penelitian, kadar proteksi dari vaksin bervariasi. Ada yang kadar proteksi vaksinnya menurun setelah enam sampai delapan bulan. Sehingga, dibutuhkan booster tambahan agar bisa terproteksi secara berkala," tambahnya.

Dirinya mencontohkan, vaksin Sinovac dosis satu dan dua dapat diberi booster dengan vaksin Moderna seperti yang saat ini sudah didapatkan oleh sebagian tenaga kesehatan (nakes).

Kemudian, vaksin AstraZeneca dosis satu dan dua bisa mendapatkan booster dari vaksin Pfizer.

"Ini merupakan hal baru juga bagi kami di dunia kedokteran. Sehingga, para ahli terus melakukan penelitian dan vaksin satu dan lainnya bisa menjadi booster," ungkapnya.

Selain itu, Syifa juga berpesan kepada masyarakat untuk tetap mematuhi prokes 5M sesuai anjuran pemerintah.

"Dalam mencegah Covid 19, harus diperlukan effort (upaya) bersama. Yaitu, dengan menerapkan protokol kesehatan secara ketat dan segera mengikuti vaksinasi," pungkasnya.

Sumber: Tribun Jatim
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved