Breaking News:

Berita Kediri

Keluh Pengusaha Pom Mini di Kediri Soal Larangan Penjualan Bensin Pertalite Pakai Jerigen

Pengusaha pom mini di Kabupaten Kediri mengeluh atas kesulitannya mendapat bensin jenis pertalite sejak tanggal 1 September 2021.

Penulis: Farid Mukarrom | Editor: Ndaru Wijayanto
surya/farid mukarrom
Beny Prasetya pengusaha POM Mini asal Pagu saat hendak membeli bensin pertalite di SPBU Ngasem Rabu (1/8/2021) 

Laporan Wartawan Tribun Jatim Network, Farid Mukarrom

TRIBUNJATIM.COM, KEDIRI - Pengusaha pom mini di Kabupaten Kediri mengeluh atas kesulitannya mendapat bensin jenis pertalite sejak tanggal 1 September 2021.

Seperti yang dialami oleh Beny Prasetya, pengusaha Pom Mini asal desa Wates, Kecamatan Pagu, Kabupaten Kediri.

Ia sudah berkeliling di sejumlah SPBU yang ada di Kecamatan Ngasem dan Pagu untuk membeli bensin pertalite untuk usahanya.

Akan tetapi Beny Prasetya tak mendapatkan bensin pertalite sesuai dengan kebutuhannya untuk berdagang di usaha Pom Mini miliknya.

Usut punya usut, para petugas SPBU menolak melayani penjualan bensin pertalite untuk jerigen sejak tanggal 1 September 2021.

Hal ini semakin diperparah dengan adanya pesan berantai yang menyampaikan adanya larangan penjualan bensin pertalite ke jerigen.

Saat ditemui di salah satu SPBU di Kecamatan Ngasem, Beny Prasetya berharap pihak terkait untuk mempertimbangkan adanya kebijakan larangan ini.

"Hari ini per tanggal 1 September saya coba belanja bensin pertalite seperti biasa dan ternyata ditolak oleh petugas SPBU," ujarnya Rabu (1/8/2021).

Masih kata Beny sebelumnya pihaknya belum mendapatkan pemberitahuan dari SPBU mengenai adanya kebijakan larangan penjualan bensin pertalite pakai jerigen.

Halaman
12
Sumber: Tribun Jatim
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved