Breaking News:

Berita Kediri

Keluh Pengusaha Pom Mini di Kediri Soal Larangan Penjualan Bensin Pertalite Pakai Jerigen

Pengusaha pom mini di Kabupaten Kediri mengeluh atas kesulitannya mendapat bensin jenis pertalite sejak tanggal 1 September 2021.

Penulis: Farid Mukarrom | Editor: Ndaru Wijayanto
surya/farid mukarrom
Beny Prasetya pengusaha POM Mini asal Pagu saat hendak membeli bensin pertalite di SPBU Ngasem Rabu (1/8/2021) 

"Saya hanya dengar dari pesan berantai, lalu kita buktikan dan benar adanya larangan ini," ungkapnya.

Beny menyampaikan jika kondisi ini terus terjadi, sebagai pengusaha Pom Mini dirinya merasahkan kesulitan dalam mendapatkan penghasilan.

"Kebanyakan pengusaha Pom Mini di Kabupaten Kediri ini pekerjaan sampingan melainkan yang utama. Dengan ditutupnya pertalite pasti menggoyahkan perekonomian teman - teman (pengusaha Pom Mini, red)," jelasnya.

Ia berharap agar bisa diberikan jalur mediasi kepada pihak terkait untuk menyikapi adanya kebijakan larangan ini.

"Yang kami tahu pertalite ini adalah BBM non subsidi. Harusnya aturannya tak begitu sulit," tutur Koordinator Pengusaha Pom Mini Pagu.

Sementara itu Mohammad Togar salah seorang petugas SPBU di Kecamatan Ngasem menyampaikan bahwa ia mendapat informasi adanya larangan ini sejak 31 Agustus 2021.

"Untuk pengecer dialihkan ke Pertamax, kalau untuk alasannya saya kurang tahu," ucapnya.

Ia menambahkan aturan ini sudah ada pemberitahuan sebelumnya di setiap SPBU.

"Itu sudah resmi dan ada pemberitahuan di setiap SPBU," tandasnya.

Sumber: Tribun Jatim
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved