Breaking News:

Cara Mudah

Mengenal 2 Jenis Akad KPR Syariah saat Beli Rumah Baru atau Bekas, Lihat Rincian Pembiayaannya

Apa saja akad KPR syariah? kenali dua jenis akad syariah dan sistem pembayarannya.

Editor: Arie Noer Rachmawati
TRIBUNJOGJA.COM/Yudha Kristiawan
Ilustrasi rumah subsidi. 

TRIBUNJATIM.COM - Saat ini membeli rumah baru atau rumah bekas bisa ditempuh melalui skema Kredit Kepemilikan Rumah (KPR).

Adapun skema KPR terdiri atas dua jenis, yakni KPR konvensional dan KPR syariah.

Lantas, apa itu KPR syariah?

Dikutip dari laman resmi sikapiuangmu.ojk.go.id, KPR syariah adalah jenis pembiayaan yang bisa berupa pembiayaan jangka pendek, menengah, atau panjang untuk rumah baik bekas maupun baru dengan prinsip atau akad (akad KPR).

Kemudian, apa saja akad KPR syariah?

Akad KPR bank syariah ada empat jenis, yakni akad murabahah, akad musyarakah mutanaqisah, akad istishna, serta akad ijarah mutahiyyah bit tamik.

Namun demikian, akad KPR di bank syariah (akad kredit rumah) yang umum digunakan dalam pembiayaan kepemilikan rumah dan apartemen di Indonesia yakni akad murabahah atau jual beli dan akad musyarakah mutanaqisan atau kerjasama-sewa.

Baca juga: Cara Dapat Bantuan Uang Muka KPR hingga Rp 40 Juta, Cek 4 Syarat Wajib Dipenuhi Penerima, Apa Saja? 

Berikut adalah penjelasan dari 2 jenis akad KPR syariah tersebut:

Akad Jual Beli atau Akad Murabahah

Pada dasarnya, murabahah yakni perjanjian jual beli antara bank dengan nasabah.

Halaman
12
Sumber: Kompas.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved