Breaking News:

Berita Trenggalek

Pemkab Trenggalek Upayakan Tekan Angka Kematian Akibat Covid-19 agar Turun ke Level 3

Kabupaten Trenggalek masih masuk dalam ketegori level 4 untuk Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) yang diperpanjang kembali mulai 30 Ag

Penulis: Aflahul Abidin | Editor: Ndaru Wijayanto
TRIBUNJATIM.COM/FARID MUKARROM
Kepala Dinkes PPKB Trenggalek Saeroni. 

Laporan Wartawan Tribun Jatim Network, Aflahul Abidin

TRIBUNJATIM.COM, TRENGGALEK - Kabupaten Trenggalek masih masuk dalam ketegori level 4 untuk Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) yang diperpanjang kembali mulai 30 Agustus 2021.

Kepala Dinas Kesehatan Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana Kabupaten Trenggalek Saeroni menjelaskan, indikator yang menyebabkan Trenggalek belum turun ke level tiga adalah tingkat kematian.

Pada pekan lalu, jumlah total kematian akibat Covid-19 mencapai 46 orang.

Sebenarnya, jumlah itu sudah menurun cukup drastis dibanding pekan-pekan sebelumnya.

Pada satu pekan sebelumnya, misalnya, total pasien Covid-19 yang meninggal mencapai 79 orang.

"Target kami untuk turun ke level tiga, yakni dalam seminggu kematiannya maksimal 40. Sekarang masih 46," kata Saeroni, Selasa (1/9/2021).

Pemkab, kata Saeroni, akan berusaha menekan agar angka kematian akibat Covid-19 bisa kembali turun.

Salah satunya, dengan memaksimalkan isolasi terpadu dan penanganan dini pasien Covid-19.

"Yang jelas angka kematian per pekan terakhir ini di Trenggalek mengalami penurunan. Jadi sudah turun lumayan banyak," sambung dia.

Saeroni menjelaskan, ada dua indikator lain yang menentukan penurunan status level dari empat ke tiga selain kematian. Yakni tingkat keterisian rumah sakit dan angka positif.

Kadis Kesehatan itu mengklaim, dua indikator itu telah memenuhi syarat bagi Trenggalek untuk turun ke level 3 pada pekan terakhir ini.

"Ini yang belum terpenuhi memang (tinggal) angka kematian," sambungnya.

Pemkab Trenggalek berharap, penurunan level PPKM bisa segera terlaksana. Sehingga, beberapa kegiatan bisa terselenggara. Salah satunya yakni pembelajaran tatap muka di sekolah.

Sumber: Tribun Jatim
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved