Breaking News:

Berita Kota Batu

690 Ibu Hamil di Kota Batu Diikutkan Vaksinasi Covid-19, Dinkes: Trimester Dua Kandungan Lebih Kuat

690 ibu hamil di Kota Batu diikutsertakan menerima vaksin Covid-19, Dinkes: Pada trimester kedua, kandungan sudah lebih kuat.

Penulis: Benni Indo | Editor: Dwi Prastika
Shutterstock
Ilustrasi ibu hamil - 690 ibu hamil di Kota Batu diikutsertakan menerima vaksin Covid-19, Dinkes: Pada trimester kedua, kandungan sudah lebih kuat. 

Laporan Wartawan Tribun Jatim Network, Benni Indo

TRIBUNJATIM.COM, KOTA BATU - 690 ibu hamil di Kota Batu diikutsertakan menerima vaksin Covid-19 (virus Corona).

Kabid Pencegahan dan Pengendalian Penyakit Dinkes Kota Batu, dr Susana Indahwati menuturkan, pihaknya bekerja sama dengan Dinas Pemberdayaan Perempuan, Perlindungan Anak, Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana (DP3AP2KB) untuk mendata jumlah ibu hamil

Syarat pemberian vaksin kepada ibu hamil yakni, usia kandungan 13 minggu hingga sembilan bulan.

Hingga saat ini, dari target 690 orang, baru sekitar 50 ibu hamil yang telah divaksin Covid-19 dosis pertama.

"Pada trimester kedua, kandungan sudah lebih kuat. Rata-rata berat bayi dalam kandungan sudah mencapai 42 gram dan panjangnya sembilan sentimeter," urai Susan, Kamis (2/9/2021).

Selain itu, pada usia kandungan tersebut, tulang dan tengkorak calon bayi sudah semakin mengeras dan kemampuan dengarnya ikut meningkat. Kemampuan otaknya juga sudah berkembang sejak trimester pertama. 

Dia menyarankan, sebelum mengikuti vaksinasi Covid-19, para ibu hamil lebih baik melakukan konsultasi terlebih dahulu kepada dokter kandungan ataupun bidan. Lalu, memastikan semua persyaratan dasar terpenuhi sebelum pergi ke pos vaksin. 

"Contoh persyaratan dasar itu seperti tidak demam, suhu di bawah 37,5 derajat celcius, tensi darah di bawah 140/90 mmHg, tidak sedang mengalami gangguan penyakit dan tidak ada tanda-tanda preeklamsia, hipertensi, dan lain-lain," beber Susan. 

Vaksinasi dosis pertama dilakukan saat mengandung.

Baca juga: Kasus Vandalisme Banner Puan Maharani di Kota Batu Berakhir Damai, Para Pelaku Meminta Maaf

Dosis keduanya dilakukan pasca melahirkan, hal tersebut tidak menjadi masalah karena saat ini ibu menyusui juga boleh menerima vaksin. 

"Sudah lahiran lalu disuntik vaksin tidak apa-apa. Tidak mempengaruhi asinya," tandasnya. 

Di Kota Batu, untuk vaksinasi ibu hamil dan ibu menyusui, menggunakan vaksin Sinovac. Ada enam tempat yang telah disediakan untuk melaksanakan vaksinasi kepada ibu hamil. Yakni RS Ibu dan Anak Haji Kota Batu dan lima puskesmas yang ada di Kota Batu

"Vaksinasi untuk ibu hamil di puskesmas sesuai dengan wilayah kerja setiap puskesmas. Agar vaksinasi berjalan lancar, kami melibatkan bidan desa. Juga didamping oleh teman-teman penyuluh keluarga berencana (PKB)," jelas Susan.

Sumber: Tribun Jatim
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved