Breaking News:

Berita Trenggalek

Sebelum Pembelajaran Tatap Muka, Dinas Dikpora Trenggalek Minta Seluruh Guru ke Sekolah Pekan Depan

Sebelum mulai pembelajaran tatap muka (PTM), Dinas Dikpora Trenggalek meminta seluruh guru ke sekolah pekan depan. Ini yang dilakukan.

Penulis: Aflahul Abidin | Editor: Dwi Prastika
Tribun Jatim Network/Aflahul Abidin
Ilustrasi uji coba pembelajaran tatap muka di Kabupaten Trenggalek, di masa pandemi Covid-19, 2021. 

Laporan Wartawan Tribun Jatim Network, Aflahul Abidin

TRIBUNJATIM.COM, TRENGGALEK - Pembelajaran tatap muka (PTM) di Kabupaten Trenggalek belum bisa digelar, karena wilayah tersebut masih masuk dalam kategori Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat atau PPKM Level 4.

Samberi menunggu turun ke level 3, Dinas Pendidikan Pemuda dan Olahraga (Dikpora) Kabupaten Trenggalek meminta seluruh guru dan tenaga kependidikan untuk mulai masuk ke sekolah pada awal pekan depan atau pada Senin (6/9/2021).

"Bukan muridnya, loh. Tapi gurunya masuk dulu semua. Saya minta untuk mengecek dan mengevaluasi sarana prasarana yang sebelumnya telah disiapkan untuk PTM," kata Kepala Dinas Pendidikan, Pemuda, dan Olahraga (Disdikpora) Trenggalek, Totok Rudijanto, Kamis (2/9/2021).

Seluruh sekolah tingkat dasar dan menengah pertama, kata dia, telah menyiapkan protokol kesehatan (prokes) Covid-19 untuk menunjang pembelajaran tatap muka sejak sebelum PPKM Darurat.

Oleh Tim Satuan Tugas (Satgas) Covid-19 Kabupaten Trenggalek, sekolah-sekolah itu pun telah dinyatakan siap untuk menggelar pembelajaran tatap muka. Namun, rencana itu gagal setelah PPKM Darurat ditetapkan hingga berlanjut pada PPKM berlevel saat ini.

"Sekarang ini kan selisihnya sudah beberapa bulan. Kami minta untuk mengecek kembali sarana prokes. Jangan sampai ada yang rusak saat nanti waktunya PTM," tutur Totok.

Baca juga: Tinjau Vaksinasi Massal di Stadion Menak Sopal, Bupati Trenggalek Dorong Capaian Target

Totok memastikan, PTM di Trenggalek akan digelar begitu Kabupaten Trenggalek masuk dalam kategori PPKM Level 3.

Proses pelaksanaannya akan digelar langsung secara berbarengan dengan sitem 50 persen di kelas dan 50 persen daring.

"Karena kita juga sudah beberapa kali uji coba. Sudah siap untuk PTM," sambungnya.

Selain itu, hampir seluruh guru dan tenaga kependidikan di tingkat SD dan SMP di Trenggalek juga telah divaksin secara lengkap. Hanya mereka yang memiliki kendala kesehatan yang tak mengikuti vaksinasi Covid-19.

"Sementara untuk siswa, untuk tingkat SMP masih berjalan vaksinasi untuk saat ini. Kalau dirata-rata, sudah sekitar 40 persen," pungkasnya.

Sumber: Tribun Jatim
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved