Breaking News:

Berita Malang

Wali Kota Malang Ancam Pecat ASN yang Berani Selewengkan Dana Penanganan Covid-19

Wali Kota Malang, Sutiaji memberikan peringatan keras kepada setiap Aparatur Sipil Negara (ASN) yang dengan berani menyelewengkan dana untuk penangana

Penulis: Rifki Edgar | Editor: Ndaru Wijayanto
TribunJatim.com/Rifky Edgar
Wali Kota Malang, Sutiaji. 

Laporan Wartawan Tribun Jatim Network, Rifki Edgar

TRIBUNJATIM.COM, MALANG - Wali Kota Malang Sutiaji memberikan peringatan keras kepada setiap Aparatur Sipil Negara (ASN) yang dengan berani menyelewengkan dana untuk penanganan Covid-19.

Sutiaji tidak ingin memberikan toleransi, apabila hal tersebut dilakukan oleh ASN di lingkungan Pemerintah Kota Malang.

Sanksi yang diberikan nanti, apabila ada ASN yang berani bermain dengan dana penanganan Covid-19 akan di pecat.

Hal tersebut dengan tegas dia sampaikan saat dimintai keterangan atas rilis yang dibuat oleh Malang Corruption Watch (MCW) tentang dugaan adanya pungli dalam intensif pemakaman Covid-19 di Kota Malang.

"Siapapun yang menyelewengkan dana Covid-19 siap untuk di pecat. Untuk ASN, tolong siapapun yang menyelewengkan dana ini siap dipecat, tidak usah ditoleransi," tegasnya, Kamis (2/9).

Dalam rilis MCW menemukan, adanya dugaan penyelewengan dana insentif petugas penggali kubur di Kota Malang.

Kasus ini pun berakibat pada beberapa penggali kubur tidak memperoleh hak kesejahteraannya secara penuh. 

Kejadian ini ditemukan di dua tempat yakni Pemakaman Plaosan Barat dan LA Sucipto Blimbing. 

Dari data itu disebutkan, bahwa insentif senilai Rp 750 ribu di dua tempat tersebut belum dibayarkan.

Halaman
12
Sumber: Tribun Jatim
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved