Breaking News:

Berita Kota Malang

Kepala UPT Pemakaman DLH Kota Malang Dimutasi, Pasca Adanya Dugaan Penggelapan Dana

Kepala UPT Pemakaman Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kota Malang dimutasi, pasca adanya dugaan penggelapan dana insentif pemakaman.

Penulis: Rifki Edgar | Editor: Dwi Prastika

Laporan Wartawan Tribun Jatim Network, Rifki Edgar

TRIBUNJATIM.COM, MALANG - Kasus dugaan penggelapan dana insentif pemakaman yang disampaikan oleh Malang Corruption Watch (MCW) berbuntut panjang.

Kepala UPT Pemakaman Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kota Malang, Taqruni kini dimutasi oleh Wali Kota Malang, Sutiaji, ke Kasi Trantib di Kelurahan Polowijen.

Wali Kota Malang, Sutiaji berdalih, proses mutasi ini dilakukan, karena Taqruni sudah terlalu lama menjadi kepala UPT Pemakaman DLH Kota Malang.

Proses mutasi tersebut juga dilakukan atas berbagai pertimbangan yang disebutkan oleh Sutiaji.

"Pak Taqruni ini kami mutasi karena sudah terlalu lama berada di UPT Pemakaman. Jadi memang sudah waktunya," ucap Sutiaji, Jumat (3/9/2021).

Sutiaji juga membantah adanya dugaan penggelapan atau penyelewengan dana insentif yang disampaikan oleh MCW melalui rilis pada Kamis (2/9/2021) itu.

Dia mengakui, ada keterlambatan pencairan dana insentif pemakaman selama empat bulan terakhir, yakni sejak Mei-Agustus 2021.

Keterlambatan tersebut disebabkan lambatnya pelaporan yang mengakibatkan pengajuan yang dilakukan tidak segera ditindaklanjuti.

"Sebenarnya ini sudah kami permudah. Tinggal menunjukkan KTP saja. Cuma dari bawah ini yang telat. Dananya sudah ada tinggal tanda tangan. Selama empat bulan ini total sekitar Rp 2 miliar," ujarnya.

Halaman
12
Sumber: Tribun Jatim
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved