Berita Jatim

Maksimalkan 10 RS Bhayangkara, Biddokes Polda Jatim Minta Polres Setor Nama Anggota yang Sakit

Maksimalkan 10 RS Bhayangkara layani kesehatan para anggota, Biddokes Polda Jatim meminta 1 polres setor nama 100 anggota yang sakit.

Penulis: Luhur Pambudi | Editor: Dwi Prastika
TribunJatim.com/Luhur Pambudi
Kepala Bidang Dokkes Polda Jatim, Kombes Pol dr Erwin Zainul Hakim saat menyampaikan konsepnya dalam Rapat Kerja Teknis (Rakernis) Biro Sumber Daya Manusia (SDM) Polda Jatim, di Prigen, Pasuruan pada Jumat (3/9/2021). 

Laporan Wartawan TribunJatim.com, Luhur Pambudi

TRIBUNJATIM.COM, SURABAYA - Bidang Kedokteran dan Kesehatan (Dokkes) Polda Jatim akan mendayagunakan fasilitas layanan kesehatan (fasyankes) milik Polri di Jawa Timur secara maksimal.

Hal itu dimaksudkan, menjamin ketersediaan dan kesiapsiagaan penanganan kesehatan seluruh anggota Polda Jatim yang bertugas di seluruh wilayah polres dan polrestabes di Jawa Timur.

Kepala Bidang Dokkes Polda Jatim, Kombes Pol dr Erwin Zainul Hakim mengatakan, pihaknya akan mengoptimalkan seluruh fasyankes yang memiliki garis koordinasi dengan seluruh polres dan polrestabes di Jawa Timur.

Tak terkecuali, 10 fasyankes rumah sakit (RS) Bhayangkara yang ada di Jawa Timur.

Kurun waktu 1-2 bulan ke depan, ungkap Erwin, pihaknya akan melakukan pemetaan aset fasyankes sekaligus rekap kesehatan seluruh anggota Polda Jatim yang bertugas di masing-masing wilayah.

"Kesehatan kewanitaan bagi Polwan dan ASN wanita, akan dilaksanakan pemeriksaan khusus pap smear dan mamografi di luar urusan terkait pemeriksaan kesehatan," katanya, Jumat (3/9/2021).

Untuk memudahkan kerjanya dalam melakukan pemetaan aset fasyankes, dan pengumpulan data rekapitulasi medis personel, Erwin mengungkapkan, pihaknya akan berkoordinasi dengan Bagian SDM Polda Jatim, untuk segera mendata anggota polisi yang memerlukan penanganan medis mendesak.

Paling tidak satu polres atau polrestabes, menyetorkan 100 orang nama anggotanya, untuk segera ditangani oleh 10 RS Bhayangkara yang tersebar se-Jatim, sesuai rayonisasi wilayah kabupaten dan kota.

"Membantu memonitor kesehatan anggota polres jajaran, anggota yang sakit kronis, anggota yang dalam status work from home (WFH), anggota yang cuti sakit, termasuk anggota yang terdampak Covid-19," terangnya.

Baca juga: Perjalanan Hidup Brigadir Budiman Si Anak Band Menjadi Polisi, 11 Tahun Bertugas di Polda Jatim

Terkait dengan penanganan pandemi Covid-19, Erwin akan mengakomodasi mekanisme kontrol kesehatan para anggota sesuai rayonisasi, dalam fasyankes RS Bhayangkara, seperti testing Covid-19.

Termasuk memberikan fasilitas penanganan Covid-19 sebagai penerapan mekanisme standar pelayanan kesehatan, pada masa pandemi Covid-19.

"Standar Covid-19 anggota, dengan memberikan vitamin, telemedicine, homecare yang akan ditingkatkan dan dioptimalkan melalui monitoring evaluasi secara berkala, kepada semua urusan kesehatan dan RS Bhayangkara," pungkasnya.

Semua konsep perbaikan dan pengembangan layanan kesehatan anggota Polda Jatim itu, akan diteguhkan kembali dengan selarik slogan, "Layanan Prioritas Anggota Polri/ASN dan Keluarga, Pelayanan Kesehata Luar Biasa".

Kesemua rencana itu, dibahas oleh pihak Biddokes Polda Jatim, dalam Rapat Kerja Teknis (Rakernis) Biro Sumber Daya Manusia (SDM) Polda Jatim, di Prigen, Pasuruan pada Jumat (3/9/2021).

Sumber: Tribun Jatim
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved