Breaking News:

Berita Trenggalek

Menelisik Trenggalek dari Zaman Prasejarah, Ada Dataran Tertua di Pulau Jawa

Budayawan asal Trenggalek, Harmaji menjelaskan, daerah yang saat ini disebut sebagai Kabupaten Trenggalek, telah terbentuk sejak zaman prasejarah.

Penulis: Aflahul Abidin | Editor: Dwi Prastika
Tribun Jatim Network
Bupati Trenggalek, Mochamad Nur Arifin saat Hari Jadi Trenggalek ke-827, Jumat (3/9/2021). 

Laporan Wartawan Tribun Jatim Network, Aflahul Abidin

TRIBUNJATIM.COM, TRENGGALEK - Budayawan asal Trenggalek, Harmaji menjelaskan, daerah yang saat ini disebut sebagai Kabupaten Trenggalek, Jawa Timur, telah terbentuk sejak zaman dahulu. Termasuk zaman prasejarah.

Keberlangsungan Trenggalek pada masa prasejarah, kata Harmaji, bisa dibuktikan dengan banyaknya bangunan megalitik yang berada di beberapa lokasi pesisir dan pegunungan bagian selatan di Trenggalek.

“Seperti kita tahu, bahwa bagian selatan adalah dataran tertua di Pulau Jawa,” kata Harmaji, dalam webinar nasional memperingati Hari Jadi Trenggalek ke-827, Jumat (3/9/2021).

Sementara pada zaman sejarah, kehidupan di Trenggalek bisa ditilik dari Prasasti Kampak yang pernah ditemukan di Sumber Ngudalan, Kecamatan Kampak. Juga Prasasti Kamulan di Desa Kamulan yang dijadikan salah satu patokan usia Trenggalek.

“Mengapa Hari Jadi Trenggalek ditandai dari Prasasti Kamulan? Karena ada beberapa hal yang mendasari struktur pemerintahan yang paling kecil (ada di sana),” sambung dia.

Menurut dia, Kamulan pada masanya adalah bagian dari daerah metropolis. Ada kawasan permukiman besar di sana yang bisa ditunjukkan melalui berbagai macam artefak.

Sejarah Trenggalek lainnya dapat juga dilihat pada masa Kerajaan Mataraman. Beberapa saat setelah Perjanjian Giyanti 1955, wilayah Kabupaten Trenggalek seperti bentuknya saat ini terbagi menjadi dua wilayah.

Wilayah Panggul dan Munjungan masuk dalam wilayah Kasultanan Yogyakarta. Sementara sisanya masuk wilayah Kasunanan Surakarta.

Baca juga: Bupati Mas Ipin: Warga Trenggalek Guyub Rukun dalam Penanggulangan Covid-19 dan Peningkatan Ekonomi

“Budaya yang merekat pada masa lalu tu menjadi perpaduan yang sangat luar biasa. Pada saat itu, orang Trenggalek pun sudah memilih antara kami ada di sini (wilayah Kasultanan Yogyakarta) dan di sana (Kasunanan Surakarta),” sambung dia.

Pada masa itu juga, wilayah Kecamatan Panggul disebut sebagai wilayah yang cukup maju secara industri. Ada beberapa macam tempat usaha dan pabrik di kawasan tersebut.

“Sehingga kalau kami melihat peta (zaman) Belanda masa itu, kami melihat ada semacam pelabuhan bongkar muat barang yang ada di Kecamatan Panggul,” ujarnya.

Sumber: Tribun Jatim
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved