Breaking News:

Berita Gresik

DPRD Gresik Puji Gerak Cepat Penanganan Banjir Kali Lamong

Wakil Ketua DPRD Gresik Mujid Ridwan memuji langkah cepat Pemerintah Kabupaten Gresik dalam mengatasi banjir Kali Lamong

Penulis: Willy Abraham | Editor: Samsul Arifin
Tribun Jatim Network
Bupati Gresik, Fandi Akhmad Yani saat menemui para pemilik lahan saat proses pembayaran ganti rugi di kantor Balai Desa Tambak Beras, Selasa (31/8/2021). 

Laporan Wartawan Tribun Jatim Network, Willy Abraham

TRIBUNJATIM.COM, GRESIK - Wakil Ketua DPRD Gresik Mujid Ridwan memuji langkah cepat Pemerintah Kabupaten Gresik dalam mengatasi banjir Kali Lamong. Keseriusan penanganan banjir Kali Lamong patut diacungi jempol. 

"Bagus, sudah ada progres terkait masalah kali lamong dan saya apresiasi gerak cepat dari pemkab Gresik," ucap Mujid, Sabtu (4/9/2021). 

Politisi asal Menganti ini mengatakan, selain lahan bantaran sungai yang mulai dibebaskan demi penanganan banjir. Pemkab Gresik, juga melakukan normalisasi anak kali Lamong. 

Saat ini, pembebasan lahan baru berada di wilayah Kecamatan Cerme. Tepatnya di Desa Tambakberas dan Desa Jono. Sebanyak 10 bidang tanah seluas 5 hektare. Setelah itu bergeser ke bidang tanah lainnya setiap luas 5 hektare sesuai dengan kewenangan Pemerintah Kabupaten. 

"Begitu juga normalisasi anak kali lamong juga dikerjakan di beberapa anak kali lamong. Ini sesuai visi misi bupati terkait masalah banjir kali Lamong," tambahnya.

Baca juga: Pemkab Gresik Jamin Pendidikan Ratusan Anak Yatim Piatu Korban Covid-19

Masyarakat penerima ganti rugi proyek percepatan normalisasi Kali Lamong itu semringah.  

Abdul Hadi dan Imam Santoso, diantaranya. Abdul Hadi, pemilik lahan dan bangunan seluas 141 m² di Desa Jono mendapatkan nilai ganti rugi sebesar Rp 772.735.900. Sedangkan, Imam Santoso, pemilik tanah seluas 1.739 m² mendapatkan ganti rugi Rp 709.508.089.

Bupati Gresik, Fandi Akhmad Yani telah memulai pembebasan lahan guna pembangunan tanggul Kali Lamong.  Dengan membayar ganti rugi tanah. 

Proses pembayaran itu dilaksanakan bertempat di Balai Desa Tambak Beras, Cerme. Disaksikan Kepala BPN Gresik, Asep Heri, Dandim 0817 Gresik, Letkol Inf Taufik Ismail, Kadis Pertanahan Nanang Setiawan dan Kapolsek Cerme AKP Nur Amin pada Selasa (31/8/2021). 

Sebagai tahap awal ini. Sebanyak 10 bidang senilai Rp 5,99 miliar, yang tersebar di Desa Tambak Beras dan Desa Jono, telah dibayarkan ke warga pemilik lahan. 

Rinciannya, 8 bidang untuk masyarakat Desa Tambakberas dan 2 bidang warga Desa Jono. 

Adapun total tahun ini, sebanyak 54 bidang dengan total 4,9 hektar senilai Rp 23,79 miliar yang dianggarkan guna dibebaskan. 

"Pembayaran ganti rugi tanah ini sebagai langkah Pemkab Gresik dalam rangka pengembangan sistem pengendalian banjir Kali Lamong. Sekaligus bentuk komitmen dan keseriusan kami guna mengatasi persoalan Kali Lamong yang berlarut-larut," terangnya beberapa waktu lalu. 

Sumber: Tribun Jatim
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved