Breaking News:

Berita Kediri

Hindari Klaster Baru Wali Kota Kediri Dorong Jajarannya Gunakan Aplikasi PeduliLindungi

Wali Kota Kediri Abdullah Abu Bakar menginstruksikan kepada jajarannya untuk lebih gencar melakukan sosialisasi penggunaan aplikasi PeduliLindungi

Penulis: Didik Mashudi | Editor: Samsul Arifin
Tribun Jatim Network
Wali Kota Kediri Abdullah Abu Bakar 

Laporan Wartawan Tribun Jatim Network, Didik Mashudi

TRIBUNJATIM.COM, KEDIRI - Wali Kota Kediri Abdullah Abu Bakar menginstruksikan kepada jajarannya untuk lebih gencar melakukan sosialisasi penggunaan aplikasi PeduliLindungi kepada entitas bisnis di sektor perdagangan dan perindustrian. 
Hal itu dilakukan untuk persiapan PPKM Level 3 dan diberlakukan penyesuaian secara bertahap seiring menurunnya persebaran Covid-19 di wilayah Jawa Timur.

“Saya harap kerja sama dan kepatuhan dari para pelaku usaha untuk mematuhi ketentuan dan aturan yang sudah ditetapkan. Hal ini dilakukan agar tidak tercipta klaster baru sehingga ekonomi bisa berjalan dengan lancar lagi,” ungkap Abdullah Abu Bakar, Sabtu (4/9/2021).

Sementara bagi para pelaku usaha serta entitas bisnis di sektor perdagangan dan perindustrian yang berkedudukan di Kota Kediri harus melaksanakan aturan dan protokol kesehatan yang telah ditetapkan. 

Mereka harus memperhatikan beberapa hal berikut. Pertama, menerapkan secara ketat dan mengawasi implementasi protokol kesehatan secara ketat di lokasi usaha masing-masing sebagaimana panduan yang ditetapkan oleh Kementerian Kesehatan dan lembaga terkait. 

Kedua, mengharuskan penggunaan aplikasi PeduliLindungi untuk melakukan screening terhadap orang yang keluar-masuk lokasi usaha, termasuk karyawan dan tamu/pengunjung. 

Baca juga: Awali Program Magang Merdeka, Wali Kota Kediri Abdullah Abu Bakar Jelaskan tentang Prodamas

Ketiga, dalam hal masih terdapat karyawan yang belum menjalani vaksinasi Covid-19, diharapkan sikap proaktif dari manajemen perusahaan untuk mencari informasi pelaksanaan vaksinasi dan atau berkomunikasi dengan Dinas Kesehatan Kota Kediri.

Pemerintah Kota Kediri melalui Dinas Perdagangan dan Perindustrian Kota Kediri telah melakukan sosialisasi kepada beberapa perusahaan.

Di antaranya, PT Gudang Garam, PT Golden Coconut, Auto2000, CV Bayleaf, PT Afi Farma, PT Keong Nusantara Abadi, PG Pesantren Baru, PT Sumber Pangan Nusantara, dan  PT Wahana Polimer Indonesia. 

Pada masing-masing perusahaan tersebut, sebagian besar karyawan sudah melakukan vaksinasi. Bahkan di PT Wahana Polimer sudah 100 persen karyawan divaksin. 

Sementara terkait beberapa isu aplikasi PeduliLindungi, telah disiapkan solusinya. 

Seperti bagi karyawan senior yang kurang bersahabat menggunakan gawai, solusinya dapat menunjukkan sertifikat vaksin. 

Lalu pada PT Afi Farma terdapat karyawan yang berdomisili di luar Kota Kediri yang belum divaksin, solusinya dilakukan tes rapid antigen sewaktu-waktu secara acak. 

Dinas Perdagangan dan Perindustrian Kota Kediri juga menurunkan tim ke lapangan untuk menyampaikan informasi secara langsung kepada perusahaan industri yang ada di Kota Kediri. 

Upaya lainnya skrining pengunjung, perusahaan dapat memasang QR code pada pintu masuk yang dapat diunduh melalui portal cms.pedulilindungi.id.

Sumber: Tribun Jatim
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved