Breaking News:

Berita Mojokerto

Pemkab Mojokerto Anggarkan Rp 5 Miliar untuk Balanja Kendaraan Dinas Kades saat Pandemi

Pemkab Mojokerto  akan menganggarkan pembelian ratusan kendaraan dinas bagi seluruh kepala desa di 18 Kecamatan, Kabupaten Mojokerto.

Penulis: Mohammad Romadoni | Editor: Ndaru Wijayanto
TribunJatim.com/Mohammad Romadoni
Bupati Mojokerto Ikfina Fahmawati usai mengikuti rapat koordinasi bersama Satgas Covid-19 pusat secara virtual di Gedung SBK, Pemkab Mojokerto, Sabtu (31/7/2021) sore. 

Laporan Wartawan Tribun Jatim Network, Mohammad Romadoni

TRIBUNJATIM.COM, MOJOKERTO - Pemkab Mojokerto  akan menganggarkan pembelian ratusan kendaraan dinas bagi seluruh kepala desa di 18 Kecamatan, Kabupaten Mojokerto.

Tak tanggung-tanggung Pemerintah Daerah rela menggelontorkan dana ABPD (Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah) untuk pengadaan belanja kendaraan dinas yakni berupa sepeda motor yang nilainya kurang lebih sekitar Rp.5 miliar.

Bupati Mojokerto, Ikfina Fahmawati mengatakan pengadaan kendaraan dinas bagi seluruh kepala desa ini guna mendukung Desa Mojo Tangguh
dalam pencegahan maupun pembinaan masyarakat terkait pengendalian Pandemi Covid-19.

"Banyaknya ada 299 kendaraan dinas yang nantinya untuk kepala desa dan nilainya hampir Rp.5 miliar," ungkapnya usai meninjau vaksinasi padat karya di MPS Trowulan PT.Ittihad Rahmat Utama, Desa Jatipasar, Kecamatan Trowulan, Kabupaten Mojokerto, Jumat (3/9/2021).

Ikfina menerangkan pengadaan kendaraan dinas di seluruh desa dalam kondisi Pandemi Covid-19 seperti ini memang diperlukan guna menunjang sarana prasana hingga tingkat desa untuk pencegahan Covid-19.

"Kendaraan-kendaraan dinas ini nantinya menunjang posko desa terkait dengan Desa Mojo Tangguh dalam pengendalian Pandemi Covid-19," jelasnya.

Menurut dia, nantinya kendaraan dinas dapat dimanfaatkan oleh Pemdes setempat untuk Sarpras pendukung Tracing sekaligus pembinaan Prokes bagi masyarakat.

Sebab, lanjut Ikfina, pengendalian Covid-19 terutama Tracing akan lebih maksimal jika ada kolaborasi antara Pemdes setempat dengan Pemerintah Daerah.

Rencana belanja pembelian ratusan kendaraan dinas ini tetap berlanjut meski dalam situasi Pandemi Covid-19.

"Kalau tidak ingin ada lonjakan kasus Covid-19 maka Tracing ini menjadi hal yang utama dan kita tidak berbicara masalah mendesak apa tidak, namun ini (Kendaraan Dinas, Red) adalah suatu kebutuhan yang sebetulnya itu harus kita penuhi sejak beberapa tahun lalu," bebernya.

Selain sebagai Sarpras penunjang pengendalian Covid-19, Ikfina menyebut kendaraan dinas yang rencananya akan diberikan untuk masing-masing kepala desa ini juga sekaligus mendukung desa tanggap bencana.

"Ada potensi yang bisa kita gunakan jadi (Kendaraan Dinas, Red) dapat menguatkan desa tangguh bencana dan saya kira ini sudah menjadi hak-nya dari kepala desa," jelasnya.

Disinggung terkait realisasi kendaraan dinas bagi seluruh kepala desa ini, Ikfina menjelaskan progress pengadaan kendaraan dinas masih dalam pengajuan ke Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Mojokerto.

"Realisasi itu kan masih proses di DPRD nanti kalau sudah disetujui akan kita teken dan segera kita realisasi yang mudah-mudahan September 2021," tandasnya.

Sumber: Tribun Jatim
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved