Breaking News:

Berita Madura

Puluhan Ribu Buruh Pabrik Rokok di Pamekasan Mulai Setor Data untuk dapat BLT DBHCHT

2664 buruh pabrik rokok terdata mulai menyetorkan berkas ke Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Pamekasan, Madura untuk mendapatkan BLT DBHCT

Penulis: Kuswanto Ferdian | Editor: Samsul Arifin
Tribun Jatim Network
Suasana ratusan buruh pabrik rokok dan pengusaha rokok lokal saat demonstrasi ke Kantor DPRD Pamekasan, Madura yang menuntut perihal pencairan BLT dai DBHCHT, Selasa (31/8/2021) lalu. 

Laporan Wartawan Tribun Jatim Network, Kuswanto Ferdian

TRIBUNJATIM.COM, PAMEKASAN - Sebanyak 2664 buruh pabrik rokok terdata mulai menyetorkan berkas ke Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Pamekasan, Madura untuk mendapatkan bantuan langsung tunai (BLT) dari Dana Bagi Hasil Cukai Hasil Tembakau (DBHCHT).

Kabag Perekonomian Setkab Pamekasan, Sri Puji Astuti mengatakan, buruh pabrik rokok yang menyetorkan data ke pihaknya hingga saat ini terdata sebanyak 2664 orang.

Sedangkan, buruh tani tembakau datanya masih dipadankan dengan data penerima BLT yang lain.

Kata dia, pada 16 Agustus 2021 lalu, datang surat dari Gubernur Jatim yang isinya tentang pedoman penyaluran BLT dari DBHCHT.

Baca juga: Pemkab Pamekasan Target 5.000 Buruh Rokok dan Tani Tembakau Dapat BLT Rp 300 Ribu dari DBHCHT

Dalam surat tersebut dijelaskan juga perihal kriteria penerima bantuan tanpa mempertimbangkan dana BLT yang lain.

"Jadi bagi buruh tani yang sudah dapat bantuan lain bisa mendapatkan bantuan ini. Tapi kriterianya KTPnya wajib warga Pamekasan dan masih ada kriteria lain yang harus dipenuhi juga," kata Sri Puji Astuti kepada TribunMadura.com, Sabtu (4/9/2021).

Menurut Puji, saat ini dana untuk BLT tersebut sudah ada. Namun, untuk pencairannya masih terkendala data penerima yang belum valid. 

"Meskipun ada datanya, data yang dari buruh pabrik rokok itu harus kita verifikasi lagi," jelasnya.

Rencana dia, pencairan BLT dari DBHCHT itu akan dicairkan bila keseluruhan administrasinya sudah siap. 

Sebab masih ada beberapa perubahan aturan yang mesti harus dipertimbangkan.

"Ada perubahan kode rekening juga yang pertama masuk di bansos ada perubahan masuk di belanja barang dan jasa. Jadi harus melalui perubahan rekening itu, ya nunggu PAK," pungkasnya.

Berdasarkan data yang dihimpun TribunMadura.com (Grup Tribun Jatim Network), masing-masing buruh pabrik rokok dan buruh tani tembakau di Pamekasan ini akan diberikan BLT sebesar Rp 300 ribu oleh Pemkab Pamekasan.

Dana BLT ini diambilkan dari DBHCHT tahun 2021. BLT ini akan diberikan selama 6 kali dan akan diberikan setiap bulan.

Sumber: Tribun Jatim
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved