Breaking News:

Berita Lamongan

Warga Kecamatan Sambeng Rugi Rp 170 Juta Gegara Rumahnya Kebakaran, Diduga Akibat Korsleting Listrik

Kebakaran rumah warga di Kecamatan Sambeng diduga akibat korsleting listrik 2 jam baru bisa dipadamkan. Pemilik alami kerugian Rp 170 Juta.

Penulis: Hanif Manshuri | Editor: Hefty Suud
TribunJatim.com/Hanif Manshuri
Petugas Damkar Korwil Ngimbang melakukan pemadaman dan pembasahan pada objek yang terbakar, rumah Wiji warga Sambeng, Sabtu (4/9/2021). 

Laporan Wartawan Tribun Jatim Network, Hanif Manshuri

TRIBUNJATIM.COM, LAMONGAN - Kebakaran di musim kemarau masih tetap harus diwaspadai.

Sedikit api menyulut akan cepat meluas yang menyebabkan kerugian cukup besar.

Hal itu dialami Wiji, warga Dusun Tlatah, Desa Wates Winangun, Kecamatan Sambeng.

Ia menderita kerugian sebesar Rp 170 juta akibat kebakaran rumah yang dihuninya, Sabtu (4/9/2021).

Untuk memadamkan api yang membakar rumah korban, petugas Pemadam Kebakaran (Damkar) Korwil Ngimbang mengerahkan 2 armada Damkar dengan melibatkan 5 anggota.

"Alhamdulillah api bisa dilokalisir dan tidak sampai menyambar ke rumah di lingkungan RT tersebut, " kata Kabid Pemadam Kebakaran Lamongan, Amri kepada Tribun Jatim Network, Sabtu (4/9/2021).

Baca juga: Suami di Lamongan Pukul Kepala Istri Pakai Lampu Senter, Butut Ribut dengan Mertua

Untuk menguasai api hingga padam, kata Amri, petugas harus melakukan strategi dan perhitungan arah angin, karena selain cuaca panas, angin kencang musim kemarau juga menjadi tantangan berat.

Hampir satu jam setengah, api berhasil dilokalisir dan dipadamkan. Petugas juga harus melakukan pembasahan hingga titik yang paling sulit untuk menghindari muncul bara api kembali.

Halaman
12
Sumber: Tribun Jatim
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved