Breaking News:

Berita Surabaya

Komplotan Bandit Gondol Motor Suang Bolong, Aksinya Terekam CCTV Kurang Dari 10 Detik

Dua orang komplotan bandit pencuri motor di Surabaya menjalankan aksinya pada siang bolong di kawasan Kejawan Putih Tambak

Penulis: Luhur Pambudi | Editor: Samsul Arifin
istimewa/TribunJatim.com
Dua pelaku berboncengan motor, sebelum mendekati motor sasarannya di kawasan Jalan Kejawan Putih Tambak Gang Baru, Kejawan Putih Tambak, Mulyorejo, Surabaya 

Laporan Wartawan TribunJatim.com, Luhur Pambudi

TRIBUNJATIM.COM, SURABAYA - Dua orang komplotan bandit pencuri motor ini, terbilang nekat. Mereka menjalankan aksinya di siang bolong, Kamis (26/8/2021) 

Tak pelak, motor Honda Beat milik penjual sayur di kawasan Jalan Kejawan Putih Tambak Gang Baru, Kejawan Putih Tambak, Mulyorejo, Surabaya, raib.

Namun, mereka tak menyadari, jikalau aksi pencurian yang mereka lancarkan pada pukul 12.10 WIB itu, terekam CCTV di sekitar jalan.

Korban Miftaqul Irfan mengungkapkan, motornya itu raib saat diparkir sejenak di bahu jalan untuk membeli sayur mayur, tepat di depan toko penjual sayu mayur.

"Sepeda motor Beat atas nama Marsiti waktu itu beli sayur di Jalan Kejawan Putih Tambak Gang Baru. Baru setelah selesai belanja motor sudah raib dibawa pencuri," katanya saat dihubungi TribunJatim.com, Minggu (5/9/2021).

Irfan mengungkapkan, pelakunya dua orang berboncengan menggunakan motor sarana aksi jenis matik.

Hal itu dibuktikan dari rekaman CCTV yang berada di kawasan permukiman sekitar tempat kejadian perkara (TKP). 

Berdasarkan rekaman CCTV berdurasi sekitar dua menit yang diterima TribunJatim.com, kedua komplotan itu tampak hilir mudik menyusuri gang permukiman tersebut, seperti sedang mencari target kendaraan yang menjadi sasaran pencurian.

Keduanya membagi tugas. Satu orang bertindak sebagai eksekutor pencurian. Sedangkan lainnya, sebagai joki motor sarana aksi mereka.

Entah menggunakan alat bantu jenis apa untuk membobol motor tersebut. Jika diamati lebih rinci, pelaku eksekutor pencurian melakukan aksi tersebut kurang dari 10 detik.

Namun, seingat Irfan, sebelum meninggalkan motornya, dirinya sudah memastikan bahwa motornya itu dalam keadaan dikunci setir.

"Motor sudah keadaan terkunci. Pelakunya 2 orang berboncengan. Motor (korban) biasanya digunakan untuk angkut sayur," katanya.

Akibat peristiwa tersebut, ia mengaku mengalami kerugian hingga Rp 10 Juta. Dan Irfan, juga sudah melaporkan insiden nahas yang menimpanya itu ke markas polisi setempat.

"Sudah (lapor) di Polsek Mulyorejo, Nilai kerugian sekitar Rp 10 Juta. Iya buat jualan sayur," pungkasnya.

Sumber: Tribun Jatim
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved