Breaking News:

Berita Malang

Manfaatkan Limbah Dapur Jadi Eco Enzym, Dr Riyanti Isaskar Dosen UB: Cara Membuatnya Mudah

Dr Riyanti Isaskar SP MSi, Dosen Fakultas Pertanian Universitas Brawijaya ajak manfaatkan limbah dapur jadi eco enzym. Bisa jadi disinfektan alami.

Penulis: Sylvianita Widyawati | Editor: Hefty Suud
TribunJatim.com/Sylvianita Widyawati
Proses pembuatan eco enzym dari limbah sayur dan buah di dapur oleh dosen UB. 

Laporan Wartawan Tribun Jatim Network, Sylvianita Widyawati

TRIBUNJATIM.COM, MALANG - Dr Riyanti Isaskar SP MSi, Dosen Fakultas Pertanian Universitas Brawijaya (UB) lewat program hibah dari UB yaitu Doktor Mengabdi mengajak masyarakat untuk memanfaatkan limbah dapur menjadi eco enzym.

Eco enzym adalah hasil fermentasi antara limbah organik dengan gula merah/gula tebu dengan air.

Hasilnya bisa untuk disinfektan alami, untuk bahan sabun dan lain lain.

"Saya awalnya dikenalkan teman dari Papua tentang eco enzym dan masuk grup relawan di Surabaya. Saat itu Malang belum ada. Kemudian ada grup relawan eco enzym di Malang Raya," cerita Riyanti pada awak Tribun Jatim Network, Minggu (5/9/2021). 

Dikatakan, ia ingin membantu mendampingi ibu rumah tangga mengolah limbah dapur dari sayur dan buah.

"Ketika ada program Doktor Mengabdi, saya mengerjakan ini. Kenapa nggak ya. Relawan kan swadana dan saya cobakan ikut hibah ini," jelasnya. 

Baca juga: Olah Limbah Dapur Jadi Cairan Serbaguna Eco Enzym, Bisa Buat Bersihkan Kutu Beras hingga Cuci Baju

Eco enzym awalnya ditemukan 30 tahun lalu di Thailand oleh Dr Rosukan Poompanvong.

Hasilkan untuk pupuk cair untuk pertanian organik. Konsep pendampingan seperti ini cocok untuk ibu-ibu baik di pendesaan dan perkotaan.

Halaman
123
Sumber: Tribun Jatim
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved