Berita Tuban

Pelaku Pencurian Tablet SMPN 1 Semanding Tuban Ditangkap, Polisi Ungkap Sosok Pelaku

Kasus pencurian tablet di SMPN 1 Semanding, akhirnya terkuak.  Polisi menangkap pelaku pencurian perangkat teknologi tersebut, yang dipergunakan

Penulis: M Sudarsono | Editor: Januar
TribunJatim.com/ M Sudarsono
Ruang lab penyimpanan tab yang digondol maling di SMPN 1 Semanding 

Laporan Wartawan Tribun Jatim Network, Mochamad Sudarsono

TRIBUNJATIM.COM, TUBAN - Kasus pencurian tablet di SMPN 1 Semanding, akhirnya terkuak. 

Polisi menangkap pelaku pencurian perangkat teknologi tersebut, yang dipergunakan untuk pembelajaran siswa-siswi sekolah setempat. 

"Sudah ditangkap pelakunya, melibatkan tim Marong Satreskrim," kata Kapolsek Semanding, Iptu Carito dikonfirmasi perkembangan kasus tersebut, Minggu (5/9/2021). 

Carito menjelaskan, pelaku adalah Eko Nugroho Abdiyanto (30), warga Desa Penambangan, Kecamatan Semanding

Pelaku tak lain adalah orang dalam sekolah tersebut, yang bekerja sebagai penjaga malam. 

Saat diamankan polisi, tersangka juga tidak mengelak atas aksi pencurian yang dilakukan. 

Meski begitu, Eko hanya mengakui telah mencuri sebanyak 20 unit tablet saja yang dilakukan secara bertahap. 

"Sudah diamankan, untuk pelaku satu orang dan masih dilakukan pengembangan. Kasus kita limpahkan ke Polres," pungkasnya. 

Sebelumnya diberitakan, kasus pencurian perangkat tablet elektronik terjadi di SMP Negeri 1 Kecamatan Semanding, Kabupaten Tuban. 

Baca juga: Ketakutan Soeharto Saat Dielu-elukan Siswa SD, Ucapan Terbukti Saat Kekuasannya Tumbang: Bom Waktu

Berdasarkan data yang dihimpun, jumlah awal tablet merk samsung itu sebanyak
250 unit yang disimpan di labolatorium. Namun yang raib 149 tablet. 

Peristiwa pembobolan barang berharga itu diketahui Selasa (31/8), sore, selanjutnya dilaporkan polisi. 

"Ada 149 tablet yang hilang, harga satuannya Rp 2 juta," kata Kepala Sekolah SMPN 1 Semanding, Jajuk Juriatmi kepada wartawan di sekolah, Rabu (1/9/2021). 

Ia menjelaskan, awalnya mendapat kabar dari petugas sarpras doshbook tablet di ruang labolatorium acak-acakan, petugas menduga ada siswa yang pinjam. 

Keesokan harinya, petugas tanya dan ditegaskan tidak ada yang pinjam, setelah dicek jumlahnya banyak yang hilang. 

Di lokasi juga tidak ada barang yang rusak, baik pintu laboratorium maupun lemari tempat penyimpanan tab. 

Jajuk juga tak mau menduga apakah ada keterlibatan orang dalam terkait kasus ini, ia menyerahkan sepenuhnya kepada kepolisian. 

"Sudah saya laporkan ke polisi, untuk selanjutnya biar ditangani kepolisian," ungkapnya.(nok) 

Kumpulan berita Tuban terkini

Sumber: Tribun Jatim
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved