Breaking News:

Berita Gresik

Sungai Tengah Penuh Sampah Plastik dan Popok, Ecoton Nilai Pengelolaan Sampah Gresik Selatan Buruk

Ditemukan sampah plastik dan popok di Sungai Tengah, Desa Bambe. Direktur Ecoton Prigi Arisandi beber penyebabnya.

Penulis: Sugiyono | Editor: Hefty Suud
Istimewa/TribunJatim.com
SAMPAH - Tumpukan sampah di Sungai Bambe, Desa Bambe Kecamatan Driyorejo memenuhi permukaan air, Minggu (5/9/2021). 

Laporan Wartawan Tribun Jatim Network, Moch Sugiyono

TRIBUNJATIM.COM, GRESIK - Ecological Observation & Wetlands Conservation (Ecoton) Foundation mengajak masyarakat dan Pemerintah Daerah untuk menangani sampah di Sungai Tengah, Desa Bambe, Kecamatan Driyorejo, Gresik, Minggu (5/9/2021).

Sebab di sana, sungai penuh dengan sampah plastik dan popok. 

Direktur Ecoton Prigi Arisandi mengatakan, rendahnya kesadaran masyarakat dan tidak tersedianya tempat sampah khusus popok dari Pemerintah Daerah, membuat kali tengah yang mengalir di samping Balai Desa Bambe, Kecamatan Driyorejo dipenuhi sampah popok

Harapannya, ada tempat pengolahan sampah di wilayah Gresik Selatan yaitu untuk menampung sampah dari Kecamatan Driyorejo, Wringinanom dan Kedamean.

Baca juga: Mahasiswa UB Manfaatkan Limbah Agar-Agar Jadi Bahan Penyerap Pembalut Wanita

Selain itu, adanya Peraturan Daerah (Perda) larangan pemakaian plastik sekali pakai.

Upaya pencegahan lainnya yaitu pemasangan jaring di jembatan Bambe, agar warga yang lalu lalang tidak bisa membuang sampah lewat jembatan. 

"Dan yang penting, warga aktif memilah sampah dan tidak membuang sampah ke sungai," kata Prigi, warga Desa/Kecamatan Wringinanom, Gresik

Dari informasi yang dihimpun Ecoton, penumpukan sampah ini terjadi sejak April 2011, sehingga ini menunjukkan buruknya pengelolaan sampah di Wilayah Gresik Selatan. 

Halaman
12
Sumber: Tribun Jatim
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved