Breaking News:

Berita Malang

Wali Kota Malang Dukung Rencana Penerapan Ganjil Genap

Rencana penerapan ganjil genap guna mengurai mobilitas kendaraan di Kota Malang mendapat apresiasi dan dukungan dari Wali Kota Malang, Sutiaji

Penulis: Kukuh Kurniawan | Editor: Januar
Tribun Jatim Network/Rifki Edgar
Wali Kota Malang, Sutiaji ketika ditemui di Balai Kota Malang, Selasa (10/8/2021). 

Laporan wartawan Tribun Jatim Network, Kukuh Kurniawan

TRIBUNJATIM.COM, MALANG - Rencana penerapan ganjil genap guna mengurai mobilitas kendaraan di Kota Malang mendapat apresiasi dan dukungan dari Wali Kota Malang, Sutiaji.

Perlu diketahui, rencana penerapan ganjil genap merupakan ide dari Kapolresta Malang Kota, AKBP Budi Hermanto usai Kota Malang masuk dalam PPKM Level 3.

Setelah melakukan kajian, penyekatan memang dirasa terlalu memberatkan masyarakat. Dan nantinya, di PPKM Level 3 ini akan melakukan penguraian kendaraan menggunakan sistem ganjil genap di beberapa titik jalan yang berpotensi padat kendaraan.

"Untuk hal itu (rencana penerapan ganjil genap), dikaji nanti. Domainnya pak Kapolresta Malang Kota dan itu merupakan ide cerdas. Karena untuk mengurangi mobilitas orang tentunya," ujarnya kepada TribunJatim.com, Minggu (5/9/2021).

Proyeksi rencana penerapan ganjil genap itu, nantinya perlu berkoordinasi dengan pihak Polda Jatim dan Ditlantas Polda Jatim. Dan rencana tersebut didukung penuh oleh Pemkot Malang.

"Pemkot insyallah mendukung itu (rencana penerapan ganjil genap). Saya kira ini kan yang namanya Polresta, bagian dari kita. Pastinya mendukung dan membantu," terangnya.

Menurut Sutiaji, dalam pengkajian rencana penerapan ganjil genap, pastinya akan terjadi pro dan kontra.

Baca juga: Ketakutan Soeharto Saat Dielu-elukan Siswa SD, Ucapan Terbukti Saat Kekuasannya Tumbang: Bom Waktu

Akan tetapi, hal itu dirasa wajar, karena jika memang hasil akhirnya dinilai sangat baik dan efektif, masyarakat Kota Malang pastinya akan mengerti dan mengikuti aturan tersebut.

"Tentu insyallah untuk kebaikan. Hal pertama kalau kebijakan itu mesti kan pro kontra, seperti kebijakan penataan jalan lainnya. Tapi pada akhirnya, kalau sudah tahu hasilnya, insyallah bisa," tandasnya.

Kumpulan berita Malang terkini

Sumber: Tribun Jatim
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved