Breaking News:

Berita Surabaya

Komplotan Bandit Gondol Motor di Permukiman Padat Asemrowo, Korban Endus Keanehan Padahal Gang Buntu

Komplotan bandit kembali menyatroni permukiman padat penduduk di kawasan Jalan Tambak Mayor Selatan Gang Buntu 45D, Asemrowo

Penulis: Luhur Pambudi | Editor: Samsul Arifin
Dok: Nusabali
Ilustrasi Pencurian Sepeda Motor 

Laporan Wartawan TribunJatim.com, Luhur Pambudi

TRIBUNJATIM.COM, SURABAYA - Komplotan bandit kembali menyatroni permukiman padat penduduk di kawasan Jalan Tambak Mayor Selatan Gang Buntu 45D, Asemrowo, Surabaya, Senin (6/9/2021) dini hari.

Motor Beat bernopol L-4735-KZ milik warga setempat, bernama Solichin Rachmatulloh, menjadi sasarannya.

Menurut Istri Korban Aliffatin Alfiah, suaminya itu baru mengetahui motornya raib saat hendak beraktivitas, pada pagi hari.

Terakhir kali, seperti biasanya, motor tersebut diparkir tepat di depan rumahnya, di dalam sebuah gang permukiman tersebut.

Seingatnya, motor milik suaminya diparkir dalam keadaan dikunci setir. Sekitar pukul 23.00 WIB, ungkap Alfiah, motor tersebut masih berada di tempat yang sama.

Ia memperkirakan, komplotan bandit itu beraksi pada dini hari, sebelum waktu Salat Subuh.

"Rumah saya nggak ada pagar. Saya parkir di depan rumah. Tidak ada CCTV. Sekitar jam 3-an," ujarnya saat dihubungi TribunJatim.com, Senin (6/9/2021).

Alfiah mengaku tidak mengetahui pasti berapa jumlah pelaku yang menggasak motor suaminya. 

Namun, ia menduga, pelaku beraksi secara berkomplot, dan aksi pencurian tersebut diperkirakan, juga melibatkan pantauan informasi dari orang yang bermukim di sekitar rumahnya.

"Menurut saya, sebagai korban. Pelaku tidak jauh dari tetangga sendiri. Karena tidak mungkin juga orang luar masuk kampung kami malam-malam (di gang buntu) tanpa adanya mata-mata dari tetangga sendiri," ungkapnya.

Akibat peristiwa itu, suaminya mengalami kerugian hingga belasan juta rupiah. 

Alfiah menuturkan, insiden pencurian itu sudah dilaporkan ke markas kepolisian setempat. Dan berharap para pelaku lekas dibekuk.

"Setau saya sudah. Mertua saya yang melapor, karena untuk hari ini, saya harus kerja dan masuk pagi hari," pungkasnya.

Sumber: Tribun Jatim
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved