Breaking News:

Berita Madiun

Menumpuk Puluhan Tahun, Sampah di Bawah Jembatan Sambirejo Madiun Dibakar BPBD

BPBD Kabupaten Madiun membakar sampah rumpun bambu yang menumpuk di bawah Jembatan Sambirejo, Kecamatan Jiwan

Penulis: Sofyan Arif Candra Sakti | Editor: Samsul Arifin
TribunJatim.com
Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Madiun membakar sampah rumpun bambu yang menumpuk di bawah Jembatan Sambirejo, Kecamatan Jiwan, Kabupaten Madiun, Senin (6/9/2021). 

Laporan Wartawan TribunJatim.com, Sofyan Arif Candra

TRIBUNJATIM.COM, MADIUN - Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Madiun membakar sampah rumpun bambu yang menumpuk di bawah Jembatan Sambirejo, Kecamatan Jiwan, Kabupaten Madiun, Senin (6/9/2021).

Kasi Kedaruratan dan Logistik BPBD Kabupaten Madiun, Kukuh Yoso Kuncoro mengatakan sampah rumpun bambu tersebut sudah menumpuk selama puluhan tahun.

"Kami diintruksikan untuk melaksanakan kegiatan bersih sungai dalam rangka mitigasi bencana. Sehingga nanti saat menghadapi musim penghujan diharapkan tidak ada musibah yang tidak diharapkan," kata Kukuh, Senin (6/9/2021).

Kukuh memperkirakan tinggi tumpukan sampah tersebut lebih dari 8 meter sehingga untuk membersihkannya harus dengan cara dibakar.

"Kalau kita angkat itu sepertinya tidak memungkinkan melihat personel maupun peralatan kita. Jadi yang paling efektif kita bakar terlebih dahulu sekaligus (apinya) kita kendalikan," tambahnya.

Baca juga: Ingin Tampil Kece Saat Nikah? Wali Kota Madiun Pinjamkan Rumah dan Mobil Dinas untuk Nikahan, Gratis

Tim BPBD menjaga agar kobaran api tidak merembet ke kontruksi jembatan dan difokuskan membakar sampah tersebut.

Setelah dibakar, harapannya abu akan terbawa air sungai, sedangkan yang lain akan dibawa ke tepi sungai.

Kukuh khawatir melihat semakin besarnya tumpukan sampah akan mengakibatkan banjir ketika musim penghujan datang.

Selain itu tumpukan sampah tersebut juga dikhawatirkan akan merusak kontruksi jembatan.

"Pembersihan direncanakan membutuhkan waktu 1 Minggu, tapu kalau memang masih diperlukan tambahan hari mungkin masih bisa kita bertambah," pungkasnya.

Sumber: Tribun Jatim
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved