Breaking News:

Berita Nganjuk

Nganjuk PPKM Level 3, Satgas Penanganan Covid-19 Intensif Gelar Operasi Yustisi

Satgas Penanganan Covid-19 Kabupaten Nganjuk intensif gelar operasi yustisi.

Penulis: Achmad Amru Muiz | Editor: Ndaru Wijayanto
surya/Achmad Amru
Salah satu warga pelanggar Prokes terjaring operasi yustisi langsung mengikuti sidang di tempat sebagai upaya mengingatkan warga tidak abai Prokes pencegahan penyebaran Covid-19. 

Laporan Wartawan Tribun Jatim Network, Achmad Amru Muiz

TRIBUNJATIM.COM, NGANJUK - Satgas Penanganan Covid-19 Kabupaten Nganjuk intensif gelar operasi yustisi.

Hal itu dilakukan untuk optimalisasi Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) level 3 dalam upaya mencegah penyebaran virus corona.

Kepala Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol) Kabupaten Nganjuk, Samsul Huda mengatakan, operasi yustisi tersebut dilakukan dengan menindak warga yang tidak patuh dan abai Protokol Kesehatan (Prokes).

Yakni dengan melakukan tipiring (tindak pidana ringan) kepada warga terjaring operasi yustisi tidak memakai masker saat di luar rumah dan sebagainya.

"Siapapun pelanggar Prokes terjaring Operasi Yustisi langsung disidang di tempat oleh Hakim PN sebagai bentuk teguran karena melanggar prokes," kata Samsul Huda, Senin (6/9/2021).

Dijelaskan Samsul Huda, Operasi Yustisi tersebut juga sebagai tindak lanjut atas pelaksanaan Peraturan Bupati (Perbup) Nomor 35/2020 tentang Penerapan Disiplin dan Penegakan Hukum Protokol Kesehatan.

Dan dari operasi yustisi yang digelar Tim Satgas Gabungan, dikatakan Samsul Huda, terdapat lebih dari 20 orang yang melanggar prokes. Terutama warga melanggar dengan tidak memakai masker di jalanan.

Para pelanggar Prokes tersebut, tambah Samsul Huda, usai mendapat teguran dalam sidang di tempat, mereka diarahkan kepada Penyidik Pegawai Negeri Sipil (PPNS) untuk dilakukan pemberian sanksi sosial dan denda administratif.

"Tindakan itu dimaksudkan agar mereka tidak mengulang melanggar Prokes sekaligus memberikan edukasi pada warga,” tandas Samsul Huda.

Pelaksanaan Operasi Yustisi di Kabupaten Nganjuk sendiri, imbuh Samsul Huda, akan terus dijalankan selama pelaksanaan PPKM di Kabupaten Nganjuk.

Di mana kegiatan tersebut dimaksudkan sebagai peringatan kepada warga untuk tetap mematuhi Protokol Kesehatan.

"Penurunan level dalam PPKM bukan berarti semuanya bebas melanggar Prokes, tapi justru harus lebih waspada dan hati-hati karena potensi penyebaran virus corona masih terus terjadi hingga sekarang ini. Dan marilah tetap jalankan Prokes untuk cegah penyebaran covid-19," tutur Samsul Huda.

Sumber: Tribun Jatim
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved