Breaking News:

Berita Malang

Update Dugaan Korupsi SMKN 10, Kejari Kota Malang Periksa Pejabat PPK Direktorat SMK Kemendikbud

Tim penyidik Kejaksaan Negeri (Kejari) Kota Malang, terus mendalami kasus dugaan korupsi yang terjadi di SMKN 10 Kota Malang.

Penulis: Kukuh Kurniawan | Editor: Ndaru Wijayanto
tribunjatim/kukuh
Kasi Pidsus Kejari Kota Malang, Dino Kriesmiardi didampingi Kasubsi Penyidikan Pidana Khusus Kejari Kota Malang, Boby Ardirizka Widodo (kiri) dan Bagian Hukum Direktorat SMK Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan Republik Indonesia, Isa Paribu (kanan) saat memberikan keterangan terkait pemeriksaan saksi Pejabat Pembuat Komitmen (PPK) Direktorat SMK Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan Republik Indonesia terkait kasus dugaan korupsi SMKN 10 Kota Malang, Senin (6/9/2021). 

Laporan Wartawan Tribiun Jatim Network, Kukuh Kurniawan

TRIBUNJATIM.COM, MALANG - Tim penyidik Kejaksaan Negeri (Kejari) Kota Malang, terus mendalami kasus dugaan korupsi yang terjadi di SMKN 10 Kota Malang.

Seperti tidak pernah kenal lelah, tim penyidik Kejari Kota Malang terus melakukan pemeriksaan saksi-saksi.

Kali ini, Pejabat Pembuat Komitmen (PPK) Direktorat SMK Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan Republik Indonesia bernama Hernita, diperiksa dan dimintai keterangan oleh tim penyidik Kejari Kota Malang.

Hernita tidak datang sendirian, melainkan juga didampingi oleh Isa Paribu selaku bagian hukum Direktorat SMK Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan Republik Indonesia.

Kasi Pidsus Kejari Kota Malang, Dino Kriesmiardi membenarkan hal tersebut.

"Jadi hari ini Senin (6/9/2021), tim penyidik Kejari Kota Malang melakukan pemeriksaan terhadap saksi bernama Hernita. Dan Hernita ini, kapasitasnya sebagai PPK dalam kaitannya dengan kegiatan yang bersumber dari dana BA BUN 2019 pada SMK Negeri 10 Kota Malang," ujarnya kepada TribunJatim.com, Senin (6/9/2021).

Dirinya menjelaskan, pihaknya tidak bisa membeberkan secara detail terkait materi pemeriksaan.

"Untuk materi pemeriksaan, tidak bisa kami sampaikan. Yang jelas, kami mendalami terkait proses mekanisme pengajuan bantuan, kemudian proses pencairan anggaran, dan bagaimana bentuk pengawasan daripada pelaksanaan anggaran. Karena sumber dana dari pusat, otomatis kami harus tahu, pusat itu seperti apa perannya dan bentuk pengawasannya seperti apa," bebernya.

Dirinya mengungkapkan, pemeriksaan dilakukan sejak pukul 09.00 WIB. Dan pemeriksaan terus dilakukan hingga saat ini.

Halaman
123
Sumber: Tribun Jatim
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved