Breaking News:

Berita Kota Madiun

Wali Kota Maidi Tak Ingin Ada Bangunan SD Rusak hingga Bahayakan Siswa, Beri Peringatan Pemborong

Wali Kota Maidi tidak ingin ada bangunan SD rusak hingga membahayakan siswa, ia pun memberi peringatan untuk pemborong.

Penulis: Sofyan Arif Candra Sakti | Editor: Dwi Prastika
TribunJatim.com/Sofyan Arif Candra
Wali Kota Madiun, Maidi melakukan sidak bangunan di SD Pandean 1, SD Taman 2, SD Klegen 2 dan SD Madiun Lor 5, Senin (6/9/2021). 

Laporan Wartawan TribunJatim.com, Sofyan Arif Candra

TRIBUNJATIM.COM, MADIUN - Wali Kota Madiun, Maidi melakukan inspeksi mendadak (sidak) ke sejumlah Sekolah Dasar (SD) di Kota Madiun.

Ia ingin memastikan secara langsung kondisi bangunan SD di Kota Pecel (sebutan Kota Madiun) tidak ada yang rusak, hingga menyebabkan terganggunya kegiatan belajar mengajar.

Mantan Sekda Kota Madiun ini juga mewanti-wanti kepada kontraktor serta konsultan yang menangani pembangunan SD agar jangan sampai dibangun tidak sesuai standar.

"Untuk tahu (kondisi SD) memang saya keliling sendiri. Kalau tidak sesuai dengan spek, tidak bagus, ya mohon maaf," kata Maidi, Senin (6/9/2021).

Maidi mengaku tidak akan segan memberikan sanksi kepada pengawas ataupun konsultan proyek tersebut.

"Pemborong ini juga punya hak, untuk haknya dia silakan ambil. Tapi jangan mengambil yang bukan haknya," lanjutnya.

Bahkan bila perlu, karena proyeknya untuk kepentingan pendidikan, Maidi meminta pemborong untuk ikut berkontribusi dalam pembangunan.

"Pemborong agak loman (dermawan) sedikit. Jadi mungkin dia juga membantu apalah sedikit untuk kenang-kenangan. Bisa berpartisipasi untuk kotanya sendiri," tegasnya.

Baca juga: Jokowi Akan Resmikan Bendungan Bendo Ponorogo dan Poltek Negeri Madiun, Berbagai Persiapan Dilakukan

Dalam kesempatan itu, Maidi juga memastikan sekolah yang tidak termasuk dalam cagar budaya sudah diperbaiki semua. Terlebih lagi sekolah-sekolah yang berada di tengah kota.

"Saya tidak ingin (sekolah) yang di tengah kota itu rusak, kumuh bangunannya dan tidak memenuhi syarat," ucapnya.

Apalagi ada bangunan sekolah yang rusak dan berisiko tinggi bagi keamanan siswa.

"Insyaallah tahun ini (bangunan sekolah) bagus-bagus semua. Kecuali yang (bangunan) cagar budaya rusak saya belum berani menyentuh," jelas Maidi.

Sumber: Tribun Jatim
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved