Breaking News:

Berita Kota Batu

Dinas Pendidikan Batu Berencana Anggarkan Rp 500 Juta untuk Beasiswa Anak Yatim Akibat Covid-19

Dinas Pendidikan Kota Batu berencana menganggarkan Rp 500 juta untuk beasiswa kepada para pelajar yang orangtuanya meninggal dunia akibat Covid-19..

Penulis: Benni Indo | Editor: Ndaru Wijayanto
TRIBUNJATIM.COM/BENNI INDO
Kepala Dinas Pendidikan Batu Eny Rachyuningsih yang pada 2014 menjabat sebagai Kepala Bappeda. 

Laporan Wartawan Tribun Jatim Network, Benni Indo

TRIBUNJATIM.COM, BATUDinas Pendidikan Kota Batu berencana menganggarkan Rp 500 juta untuk beasiswa kepada para pelajar yang orangtuanya meninggal dunia akibat Covid-19. Anggaran tersebut rencananya akan digelontorkan pada 2022.

Kepala Dinas Pendidikan Kota Batu, Eny Rachyuningsih menjelaskan, anggaran tersebut telah diberikan oleh Tim Anggaran. Namun begitu, data atau jumlah penerima beasiswa masih dinamis.

“Tahun 2022 sudah disetujui hanya nilai per unit costnya yang akan kami sesuaikan karena data yang masuk dinamis. Pagu besarnya sudah diberikan oleh Tim Anggaran. Kami diberi khusus pada 2022 sebanyak Rp 500 juta untuk bantuan beasiswa anak-anak yang orangtuanya korban Covid-19,” katanya.

Eny pun belum bisa memastikan per anak akan mendapatkan berapa, pasalnya, belum ada jumlah pasti berapa banyak penerimanya. Saat ini yang masuk ke Dinas Pendidikan Kota Batu sekitar 80 an anak.

“Beasiswa nanti mulai jenjang tingkat TK hingga SMA. Diberikannya langsung kepada anak pakai rekening, jadi anaknya sendiri yang mengelola. Beasiswa untuk uang saku, beli buku dan kebutuhan sekolah yang diberikan setiap bulan,” ujar Eny.

Sebelumnya, Ketua Komisi C DPRD Kota Batu. Khamim Tohari mengusulkan 29 anak yatim piatu yang orangtuanya meninggal akibat Covid-19 mendapat beasiswa untuk pendidikan mereka. 

Khamim mengaku mendapatkan informasi mengenai jumlah anak-anak yang ditinggal orangtuanya tersebut dari Dinas Pemberdayaan Perempuan, Perlindungan Anak, Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana (DP3AP2KB) Kota Batu.

“Data sementara ada sejumlah 29 anak di Kota Batu yang orangtuanya meninggal dunia akibat Covid-19,” katanya.

Khamim merinci, ada tiga anak berusia 1 hingga 5 tahun, 11 anak berusia 6 hingga 12 tahun yang sedang sekolah di SD. Kemudian 11 anak lainnya berusia 13 sampai 15 tahun yang sekolah di SMP.

Halaman
12
Sumber: Tribun Jatim
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved