Breaking News:

Berita Ponorogo

Mahasiswa Ponorogo Gelar Aksi Saat Presiden Jokowi Resmikan Bendungan Bendo, Sampaikan 13 Tuntutan

Viral video di media sosial, sejumlah mahasiswa turun ke jalan untuk menyampaikan aspirasi kepada Presiden Jokowi saat akan meresmikan Bendungan Bendo

istimewa
Aliansi Mahasiswa Ponorogo Gelar Aksi Turun Jalan Saat Presiden Jokowi Resmikan Bendungan Bendo Ponorogo 

Laporan Wartawan TribunJatim.com, Sofyan Arif Candra

TRIBUNJATIM.COM, PONOROGO - Viral video di media sosial, sejumlah mahasiswa turun ke jalan untuk menyampaikan aspirasi kepada Presiden Jokowi saat akan meresmikan Bendungan Bendo, di Desa Ngindeng, Kecamatan Sawoo, Ponorogo, Selasa (7/9/2021).

Sejumlah atribut organisasi mahasiswa ekstra kampus (Ormeks) dibawa dalam aksi tersebut.

Nampak bendera Ikatan Mahasiswa Muhammadiyah (IMM) dan bendera Himpunan Mahasiswa Islam (HMI) dikibarkan dalam aksi yang berlokasi di Desa Bondrang, Kecamatan Sawoo itu.

Sejumlah poster dengan berbagai tuntutan juga dibentangkan dalam aksi tersebut, salah satunya adalah tuntutan untuk mencabut UU Omnibus Law.

Ketua HMI Ponorogo Cecep Jumadi mengatakan aksi tersebut diinisiasi oleh sejumlah ormek di Ponorogo mulai dari HMI, IMM, Dema IAIN, Fron Renaisance, BEM Unmuh dan lainnya yang tergabung dalam Aliansi Mahasiswa Ponorogo.

Ada 13 tuntutan yang disiapkan mahasiswa dalam aksi tersebut, mulai menuntut agar kasus pelanggaran HAM segera diselesaikan terutama kasus Munir.

Lalu pencabutan UU Omnibus Law, pemberhentian PPKM hingga menolak adanya wacana amandemen UUD 1945.

"Khusus untuk PPKM yang terus menerus diperpanjang ini membuat ekonomi kecil menengah semakin sulit," kata Cecep, Selasa (7/9/2021).

Sementara pemerintah tidak melaksanakan uu no 6 tahun 2018 tentang karantina wilayah malah justru memilih menerapkan PPKM yang terus menerus diperpanjang.

Halaman
12
Sumber: Tribun Jatim
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved