Breaking News:

Berita Mojoketo

Syarat Masuk Tempat Wisata di Mojokerto, Wisatawan Diwajibkan Tunjukkan Sertifikat Vaksin

Pemkab Mojokerto melalui Dinas Pariwisata, Pemuda dan Olahraga (Disparpora) bakal menerapkan kebijakan bagi seluruh wisatawan wajib menunjukkan Sertif

Penulis: Mohammad Romadoni | Editor: Ndaru Wijayanto
surya/Mohammad Romadoni
Bupati Mojokerto Ikfina Fahmawati dalam kegiatan meninjau persiapan wisata kampung Majapahit di Desa Bejijong, Kecamatan Trowulan, Kabupaten Mojokerto. 

Laporan Wartawan Tribun Jatim Network, Mohammad Romadoni

TRIBUNJATIM.COM, MOJOKERTO - Pemkab Mojokerto melalui Dinas Pariwisata, Pemuda dan Olahraga (Disparpora) bakal menerapkan kebijakan bagi seluruh wisatawan wajib menunjukkan sertifikat vaksin Covid-19 yang terhubung aplikasi PeduliLindungi.

Kebijakan wajib menunjukkan sertifikat vaksin tersebut berlaku setelah pariwisata kembali beroperasi dan Kabupaten Jombang dalam status PPKM level 2.

Bupati Mojokerto Ikfina Fahmawati menegaskan kebijakan wajib menunjukkan sertifikat vaksin menggunakan aplikasi PeduliLindungi bagi wisatawan yang tujuannya sebagai upaya pencegahan klaster disektor pariwisata.

"Jadi kedepannya nanti semuanya yang masuk ke tempat-tempat keramaian termasuk pariwisata itu akan memakai aplikasi PeduliLindungi untuk bisa melakukan skrinning antisipasi penyebaran Covid-19," ungkapnya, Selasa (7/9/2021).

Selain destinasi pariwisata, sertifikat vaksin ini juga diperlukan sebagai syarat masuk ke tempat-tempat keramaian misalnya pusat perbelanjaan dan termasuk kantor instansi pemerintah.

"Pengendalian Covid-19 kedepannya nanti akan menggunakan aplikasi PeduliLindungi," ucap Ikfina.

Ikfina berharap masyarakat dapat melaksanakan vaksinasi Covid-19 yang bermanfaat bagi dirinya sendiri dan juga dapat membantu Pemerintah Daerah dalam capaian Herd Immunity.

Apalagi, vaksinasi Covid-19 ini merupakan bagian penguatan ekonomi dimasa Pandemi sehingga masyarakat dapat beraktivitas seperti sedia kala mencari nafkah tentunya tetap menerapkan Prokes secara ketat.

"Vaksinasi berkontribusi positif dalam pemulihan akibat dampak Pandemi dan bermanfaat bagi masyarakat untuk menjaga diri sekaligus orang lain mencegah penyebaran Covid-19," jelasnya.

Kepala Disparpora Kabupaten Mojokerto, Amat Susilo menambahkan menanggapi hal itu, pihaknya segera menyiapkan Sarana Prasana (Sarpras) pendukung untuk menunjang scab barcode aplikasi PeduliLindungi di seluruh destinasi pariwisata.

Disisi lain, pariwisata di Kabupaten Mojokerto akan kembali dibuka jika status PPKM level 2 dan tetap pembatasan 25 persen dari jumlah kapasitas tempat wisata.

"Kami pastikan Sarpras pendukung scan barcode aplikasi PeduliLindungi ada di tempat pariwisata yang dikelola oleh pemerintah Kabupaten Mojokerto," tandasnya.

Sumber: Tribun Jatim
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved