Breaking News:

Berita Gresik

Akhirnya MUI Gresik Punya Gedung, Bupati Fandi Akhmad Yani Letakkan Batu Pertama

Majelis Ulama Indonesia (MUI) Kabupaten Gresik akhirnya memiliki gedung. Bupati Gresik Fandi Akhmad Yani secara simbolis meletakkan batu pertama di

Penulis: Willy Abraham | Editor: Januar
TribunJatim.com/ Willy Abraham
Bupati Gresik, Fandi Akhmad Yani saat peletakan batu pertama gedung MUI di sebelah barat Masjid Agung Gresik, Rabu (8/9/2021). 

Laporan wartawan Tribun Jatim Network, Willy Abraham

TRIBUNJATIM.COM, GRESIK - Majelis Ulama Indonesia atau MUI Kabupaten Gresik akhirnya memiliki gedung.

Bupati Gresik Fandi Akhmad Yani secara simbolis meletakkan batu pertama di sebelah barat Masjid Agung Gresik.

Gedung milik MUI itu akan berdiri dengan bangunan tiga lantai itu berdiri di sebelah barat Masjid Agung Gresik.

Pembangunan dalam waktu dua tahap, diperkirakan gedung MUI akan selesai pada tahun 2022.

Ketua MUI Gresik KH Mansoer Shodiq mengucapkan banyak berterimakasih kepada pemerintah setelah menyetujui usulan pembangunan gedung.

Baca juga: Detik-detik Soeharto Ditanya Soal Pelepasan Timor Timur, Bahasa Tubuh Bikin Heboh & Diartikan Salah

Gresik yang dijuluki Kota Santi selama ini tidak memiliki kantor. Bantuan hibah untuk gedung sangat bermanfaat.

"Pembangunan kantor merupakan kerja nyata pemerintah. Baik eksekutif maupun legislatif, menegaskan gresik sebagai kota wali. Semoga niat mulai pemerintah daerah mendapatkan ridho allah," tutur Mansoer Shodiq, Rabu (8/9/2021).

Bupati Gresik Fandi Akhmad Yani berharap pembangunan gedung menjadi manfaat bagi warga. Bupati milenial ini meminta secara khusus agar pemenang lelang melibatkan tenaga kerja yang direkrut dari lingkungan sekitar.

"Insya Allah pembangunan akan dimulai tahun ini. Agar tidak ada keterlambatan awal tahun depan akan segera diajukan anggaran tahap dua," terangnya.

Sementara itu Kepala Dinas Pekerjaan Umum (DPU) Gresik Wasil Mifathurrohman melaporkan, rencana pembangunan meiliki dua tahap. Pada tahap pertama tahun 2020 dan tahap kedua tahun 2021. Sedangkan pada tahap ini, pemenang lelang sudah ditentukan, tinggal pelaksanaan.

"Waktu pelaksanaan selama 120 hari. Desember akhir kontrak," jelasnya.

Adapun pada tahap pertama, kontraktor akan menyelesaikan struktur hingga atap. Selanjutnya penyelesaian bangunan akan dilaksanakan tahun 2022. (wil)

Kumpulan berita Gresik terkini

Sumber: Tribun Jatim
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved