Breaking News:

Berita Kota Malang

Persiapan Vaksinasi Covid-19 Door to Door di Kota Malang, Petugas Lakukan Pendataan Tunawisma

Persiapan vaksinasi Covid-19 door to door di Kota Malang, petugas hingga kini masih melakukan pendataan tunawisma.

Penulis: Kukuh Kurniawan | Editor: Dwi Prastika
TribunJatim.com/Kukuh Kurniawan
Kapolresta Malang Kota, AKBP Budi Hermanto saat berbincang dengan salah satu peserta vaksinasi Covid-19, 2021. 

Laporan Wartawan TribunJatim.com, Kukuh Kurniawan

TRIBUNJATIM.COM, MALANG - Babinsa dan Bhabinkamtibmas di Kota Malang melakukan pendataan tunawisma. Hal itu dilakukan, sebagai bentuk persiapan rencana vaksinasi Covid-19 door to door yang dilakukan Polresta Malang Kota.

"Babinsa dan Bhabinkamtibmas masih mengumpulkan data (data tunawisma). Nanti, kami yang akan melaksanakannya secara door to door," ujar Kapolresta Malang Kota, AKBP Budi Hermanto kepada TribunJatim.com, Rabu (8/9/2021).

Selain melakukan proses akumulasi data tunawisma, Polresta Malang kota juga bekerja sama dengan Polkesma, Kodim 0833/Kota Malang dan Dinas Kesehatan (Dinkes) Kota Malang.

Hal itu dilakukan, untuk melancarkan rencana vaksinasi Covid-19 door to door yang akan dilakukan pada minggu ini.

"Masih kami siapkan, kami juga bekerja sama dengan Polkesma, Kodim, maupun dari Dinkes. Mulai dari minggu ini, akan kita jalani," ungkapnya.

AKBP Budi Hermanto (BuHer) memastikan, untuk ketersediaan vaksin sudah tidak menjadi kendala. Selain itu, tenaga relawan dari Aremania maupun kampus juga siap membantu.

"Tenaga relawan juga ada, sekitar enam tim, baik itu dari Aremania, kampus seperti BEM dan lain-lain," tambahnya.

Baca juga: Pemkab Malang Jawab Kejelasan Terkait Insentif Tenaga Kesehatan yang Tangani Covid-19

BuHer juga menyampaikan, dosis vaksin yang disiapkan untuk rencana vaksinasi Covid-19 door to door tidak banyak. Sebab, vaksinasi tersebut hanya diperuntukan bagi masyarakat yang tidak bisa datang langsung menuju gerai vaksin yang tersedia.

"Untuk door to door, memang dosis vaksinnya tidak bisa banyak. Kenapa? karena mereka ini tidak bisa datang ke poliklinik atau gerai vaksin," pungkasnya.

Sumber: Tribun Jatim
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved