Breaking News:

Berita Persebaya Surabaya

PS Tira Dihuni Banyak Pemain Berkualitas, Aji Tegaskan Persebaya Tak Pakai Skema Man To Man Marking

Pelatih Persebaya Surabaya, Aji Santoso akui mulai memberikan menu latihan tim untuk mengantisipasi kekuatan PS Tira

Penulis: Khairul Amin | Editor: Taufiqur Rohman
Persebaya
Pemain Persebaya saat menjalani latihan tim di Jakarta. 

Laporan Wartawan Tribun Jatim Network, Khairul Amin

TRIBUNJATIM.COM, SURABAYA - Pelatih Persebaya Surabaya, Aji Santoso akui mulai memberikan menu latihan tim untuk mengantisipasi kekuatan PS Tira jelang pertemuan kedaunya di BRI Liga 1 2021, Sabtu (11/9/2021) mendatang.

"Yang jelas kami akan mengantisipasi apa yang menjadi kelebihan dari Persikabo (PS Tira)," kata Aji Santoso, Rabu (8/9/2021).

Satu diantaranya upaya mengantisipasi kekuatan lawan, Persebaya mulai mencoba banyak alternatif komposisi.

Selain antisipasi kekuatan lawan, langkah ini dilakukan untuk mematangkan komposisi di tengah banyaknya pemain absen.

Empat pemain asing absen karena terbentur aturan vaksinasi, dua pemain lokal absen karena penyembuhan dari cedera.

Baca juga: Satu Harapan Besar Valentino Rossi Sebelum Pensiun: Saya Ingin Naik Podium untuk Terakhir Kali

Beruntung di laga pekan kedua Liga 1 2021 ini , pemain mudanya, Marselino Ferdinan yang sebelumnya absen karena baru sekali vaksin, sudah bisa dimainkan.

Begitu juga dengan Arif Satria yang berpeluang besar diturunkan sejak menit awal setelah di laga pekan pertama turun dari bangku cadangan.

Aji memprediksi laga ini akan berjalan seru, dua tim mengincar kemenangan perdana, pasalnya di laga pekan pertama, PS Tira hanya bermain imbang 1-1 atas Madura United. Sementara Persebaya takluk 3-1 dari Borneo FC.

"Saya yakin setiap pertandingan tim pasti menginginkan kemenangan, sama juga dengan kami di laga nanti," paparnya.

Meski calon lawan memiliki sederet pemain berkualitas, Aji menegaskan bahwa tidak akan ada penjagaan khusus terhadap pemain tertentu lawan di laga akhir pekan mendatang.

"Saya tidak pernah menyampaikan pada pemain untuk melakukan man to man marking. Pemain yang dengan bola dan ada pemain posisi yang tidak dengan bola kami waspadai. Jadi semua kami waspadai, tidak ada yang spesifik," pungkasnya.

Sumber: Tribun Jatim
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved