Breaking News:

Berita Malang

Gunakan Knalpot Brong, 8 Pengendara di Malang Dihukum Dorong Motor Sejauh 2 KM

Satlantas Polresta Malang Kota kembali melakukan operasi penindakan knalpot brong, Rabu (8/9/2021) malam

Penulis: Kukuh Kurniawan | Editor: Januar
TRIBUNJATIM.com/ Kukuh Kurniawan
Satlantas Polresta Malang Kota saat menggiring pengendara motor memakai knalpot brong ke pos polisi Jalan Bandung, Rabu (8/9/2021) malam. 

Laporan wartawan TribunJatim.com, Kukuh Kurniawan

TRIBUNJATIM.COM, MALANG - Satlantas Polresta Malang Kota kembali melakukan operasi penindakan knalpot brong, Rabu (8/9/2021) malam.

Operasi tersebut digelar di Jalan Simpang Balapan dan dilaksanakan selama dua jam, yaitu mulai pukul 19.00 WIB hingga 21.00 WIB.

Kasat Lantas Polresta Malang Kota, AKP Yoppi Anggi Khrisna melalui Kasubnit II Unit Turjawali Satlantas Polresta Malang Kota, Ipda Cahyo Nugroho mengatakan dalam operasi itu, pihaknya menerjukan tujuh personel.

"Tujuh personel kami turunkan di Jalan Simpang Balapan, dan berhasil menjaring delapan pengendara motor yang menggunakan knalpot bising (brong). Kegiatan operasi ini kami lakukan, untuk memberikan rasa nyaman masyarakat Kota Malang," ujarnya kepada TribunJatim.com.

Untuk memberikan efek jera, ke delapan pengendara motor yang terjaring diberikan hukuman. Yaitu, disuruh mendorong sepeda motor dari Jalan Simpang Balapan menuju pos polisi Jalan Bandung yang berjarak 2 kilometer.

"Jadi bentuk hukumannya, kami suruh dorong motornya hingga ke pos polisi Jalan Bandung. Setelah itu, lanjut mencopot knalpotnya, lalu knalpotnya kami tahan. Kemudian, kami minta mereka untuk membuat video pernyataan tidak mengulangi perbuatannya lagi," jelasnya.

Dirinya juga mengungkapkan, bahwa pihaknya tidak melakukan tindakan penilangan kepada delapan pengendara motor berknalpot brong tersebut.

"Sampai saat ini, kami hanya memberikan imbauan dan membuat video pernyataan. Agar masyarakat yang masih memakai knalpot brong ini tahu, kalau kami melaksanakan penindakan baik siang maupun malam hari," terangnya.

Selain itu Cahyo juga menambahkan, bahwa pihaknya akan rutin melaksanakan operasi penindakan knalpot brong.

Baca juga: Detik-detik Soeharto Ditanya Soal Pelepasan Timor Timur, Bahasa Tubuh Bikin Heboh & Diartikan Salah

"Kegiatan operasi ini, efektif mengurangi jumlah pengendara motor memakai knalpot brong. Sehingga, kegiatan akan terus dilakukan sampai masyarakat bisa merasakan nyaman. Untuk jam operasi dan lokasi penindakan, kami lakukan secara acak supaya tidak terdeteksi pengendara-pengendara motor yang memakai knalpot brong," tandasnya.

Kumpulan berita Malang terkini

Sumber: Tribun Jatim
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved