Breaking News:

Berita Tulungagung

Operasi Sesar Puluhan Juta Rupiah, Charisma Percayakan pada JKN-KIS

Jalani operasi sesar hingga menelan biaya puluhan juta rupiah, warga Tulungagung, Charisma, percayakan pada JKN-KIS.

Editor: Dwi Prastika
Istimewa/TribunJatim.com
Charisma Arianti merupakan satu di antara peserta Jaminan Kesehatan Nasional-Kartu Indonesia Sehat (JKN-KIS) yang telah merasakan manfaat JKN-KIS untuk proses kelahiran anak keduanya di tahun 2018 melalui operasi sesar. 

TRIBUNJATIM.COM, TULUNGAGUNG - Charisma Arianti merupakan satu di antara peserta Jaminan Kesehatan Nasional-Kartu Indonesia Sehat (JKN-KIS) yang telah merasakan manfaat JKN-KIS untuk proses kelahiran anak keduanya di tahun 2018 melalui operasi sesar.

Wanita 28 tahun ini mengatakan, kondisi bayi yang sudah berusia lebih dari hari perkiraan lahir (HPL) dan tidak menimbulkan kontraksi, membuat dokter mengharuskannya melahirkan melalui operasi sesar.

Charisma bersyukur proses lahiran berjalan lancar dan bayinya sehat.

“HPL (hari perkiraan lahir) kan 40 minggu, nah anak kedua itu usianya hampir 42 minggu, tidak ada kontraksi sama sekali. Akhirnya kontrol ke dokter, katanya ketubannya masih bagus, plasentanya juga bagus, namun takutnya kalau kelamaan di perut, air ketubannya berkurang dan plasentanya bisa mengapur. Ya akhirnya diarahkan operasi sesar,” ujarnya, Kamis (9/9/2021).

Meskipun mampu membiayai, namun Charisma mempercayakan proses kelahiran anak keduanya itu menggunakan JKN-KIS. Ia mengatakan, JKN-KIS telah membantu meringankan biaya pelayanan kesehatannya saat proses melahirkan, sehingga biaya yang seharusnya dikeluarkan untuk itu bisa digunakan untuk keperluan yang lain.

“Yang pertama, walaupun mampu membayar, tetapi lumayan dibantu, kan bisa digunakan untuk keperluan lainnya, toh setiap bulan juga membayar iuran,” ucapnya.

Baca juga: Dibantu Donatur, Relawan Surabaya Memanggil Kini Dicover BPJS Ketenagakerjaan

Charisma mengatakan, bila tidak menggunakan JKN-KIS, biaya yang harus dikeluarkan sekitar Rp 32 juta. Namun dengan JKN-KIS, Charisma dirawat inap selama 4 hari 3 malam hanya membayar Rp 8 juta. Selisih biaya ini muncul karena ia naik kelas di atas kelas perawatannya, yaitu di atas kelas 1.

“Pokoknya saya cuma bayar Rp 8 juta, itu sudah ter-cover semua ya, termasuk obat-obatan, tidak ada tambahan biaya lagi. Kemudian waktu kontrol, sebanyak 2 kali juga ter-cover semua,” terangnya.

Selain itu, Charisma mengaku, saat itu masih ada yang mengatakan kalau menggunakan JKN-KIS akan dibedakan pelayanannya.

Wanita kelahiran Jombang ini pun sempat merasa takut, namun pada saat mendapatkan pelayanan, ia merasa biasa saja karena dilayani dengan baik.

Halaman
12
Sumber: Tribun Jatim
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved