Breaking News:

Berita Surabaya

Pemkot Surabaya Disarankan Sediakan Aplikasi Pembelian Seragam Secara Online

Fenomena tarikan seragam oleh sekolah negeri terjadi saban tahun. Problem klasik akan terus terulang dan menjadi polemik karena wali murid tidak diber

Penulis: Nuraini Faiq | Editor: Ndaru Wijayanto
SURYA/Nuraini Faiq
Anggota Komisi D DPRD Surabaya Herlina Harsono Njoto 

Laporan Wartawan Tribun Jatim Network, Nuraini Faiq

TRIBUNJATIM.COM, SURABAYA - Fenomena tarikan seragam oleh sekolah negeri terjadi saban tahun. Problem klasik akan terus terulang dan menjadi polemik karena wali murid tidak diberi pilihan lebih baik. Harus ada alternatif bagi wali murid.

Hal tersebut disampaikan anggota Komisi D DPRD Surabaya Herlina Harsono Njoto. Solusinya agar tidak terus melahirkan polemik berulang, sediakan platform digital atau aplikasi seragam sekolah ini.

"Polemik seragam terus berulang, setiap tahun ajaran baru. Jika orang tua murid ini diberikan opsi maka saya kira masalah seragam ini tidak akan menjadi sebuah polemik, dan masyarakat terlayani dengan baik," ujar Herlina, Kamis (9/9/2021).

Politisi perempuan Partai Demokrat ini menyarankan agar Pemkot Surabaya membuat aplikasi sebagai salah satu alternatif untuk melayani penjualan seragam di lingkungan sekolah. Bukan sekolah menyampaikan saat daftar ulang.

“Surabaya ini sudah smart city dan saya rasa Pak Wali Kota ini melek IT. Harus diadopsi layanan aplikasi dalam pembelian seragam secara online seperti aplikasi yang sudah ada yakni e-peken,“ urai Herlina.

Baca juga: Sepatu hingga Seragam Sekolah Siswa SD-SMP di Surabaya akan Disamakan, Pemkot Libatkan UMKM

Sistem penjualan seragam secara online sudah dibuat oleh beberapa sekolah swasta di Surabaya. Sistem ini sangat membantu dan terbuka. Wali murid sudah diberi gambaran riil.

Menurut Herlina cukup simpel. Tahun pendidikan atau tahun ajaran yang akan datang, Dinas Pendidikan (Dindik) harus bisa menyediakan sistem belanja seragam itu secara online. Contohnya di sekolah swasta sudah menyediakan sistem belanja seragam secara online.

Dengan tersedianya layanan secara online, wali murid bisa menentukan sendiri kebutuhan seragam yang ingin dibeli dan juga bisa membandingkan harga. 

Baca juga: Wawali Surabaya Kesal Ada SMP Negeri Tarik Uang Seragam Rp 1,5 Juta ke Siswa MBR: Harusnya Gratis

Khusus untuk Mitra Warga mendapat keistimewaan. Sistem akan mengunci mereka. Siswa kategori Masyarakat Berpenghasilan Rendah (MBR) ketika membeli seragam lewat aplikasi tersebut tidak dikenakan biaya.

Dengan aplikasi tersebut, semua wali murid tahu dan terbuka. Mereka juga tahu persis kebutuhan seragam. Wali murid juga bisa membandingkan harga sehingga ini bisa sangat membantu wali murid.

Teknisnya kata Herlina, masyarakat bisa mengakses aplikasi tersebut secara langsung dari gawai dan apabila ada wali murid yang tidak bisa mengakses bisa meminta bantuan kepada pihak sekolah untuk membeli seragam secara online.

“Sehinga muncul banyak opsi bagi wali murid. Sementara dari pihak Koperasi sekolah juga bisa melayani. Juga dibebaskan membeli di pasar umum atau secara online. MBR tetap terlayani dengan baik," kata Herlina.

Sumber: Tribun Jatim
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved