Berita Jatim

Pemutihan dan Diskon Pajak Kendaraan di Jatim Dimulai Hari Ini, Dimeriahkan Hadiah Tabungan Umrah

Pemutihan dan diskon pajak kendaraan bermotor di Jawa Timur dimulai hari ini, dimeriahkan dengan hadiah tabungan umrah.

Penulis: Fatimatuz Zahroh | Editor: Dwi Prastika
Istimewa/TribunJatim.com
Pemerintah Provinsi Jawa Timur memastikan program pemutihan pajak kendaraan bermotor dimulai pada Kamis (9/9/2021). 

Undian umrah tersebut dikhususnya bagi pembayar pajak yang patuh alias tidak terlambat. Sehingga baik yang terlambat maupun yang patuh membayar pajak juga dapat manfaat program ini.

“Yang terlambat dapat bebas denda. Yang patuh membayar pajak dapat undian hadiah umrah,” tegasnya.

Hadiah undian umrah diberikan untuk 15 orang wajib pajak yang patuh. Pemenang undian akan mendapatkan tabungan umrah senilai Rp 30 juta. 

Dengan menggulirkan program pemutihan dan juga insentif pajak, serta undian tabungan umrah ini, Pemprov Jatim optimistis akan menggairahkan pembayaran pajak dan akan mampu mencapai target penerimaan pajak kendaraan bermotor di tahun 2021 ini.

Sementara itu, realisasi penerimaan pajak yang dikelola Pemprov Jatim hingga kemarin telah mencapai 73,16 persen dari total target sebesar Rp 13,19 triliun. Dari pencapaian tersebut, realisasi BBNKB telah mencapai angka 97,97 persen atau sebesar Rp 2,49 triliun. Sedangkan realisasi PKB telah mencapai 73,77 persen atau sebesar Rp 4,35 triliun.

Lebih lanjut Abimanyu menjelaskan, saat ini ada potensi pajak yang masih tertunda pembayarannya sejak periode Januari hingga Agustus 2021 sebesar Rp 654,37 miliar dari 1,67 juta objek pajak kendaraan bermotor. 

Rincinya, penundaan pembayaran kendaraan roda 2 sebanyak 1.421.581 objek pajak dengan potensi Rp 253,57 miliar. Sedangkan untuk roda 4 terdapat 206.372 objek pajak dengan potensi Rp 400,79 miliar.

"Agar lebih mudah dan cepat, masyarakat bisa memanfaatkan pembayaran PKB secara digital. Baik melalui Indomaret, Alfamart, Tokopedia, Bank Jatim, Linkaja atau chanel lainnya. Tidak perlu datang ke Samsat. Karena dengan membayar secara digital wajib pajak bisa langsung mengantongi pengesahan pajak berbasis QR-Code," pungkasnya.

Sumber: Tribun Jatim
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    berita POPULER

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved