Breaking News:

Berita Surabaya

Perjuangan Sopir Ambulans Laznas LMI Menjemput Pasien Wafat di Bandara Juanda

Menjadi sopir ambulans, harus siap 24 jam. Dimanapun dan kapanpun harus siap risiko, siap mengantarkan hingga sampai tujuan. 

Penulis: Zainal Arif | Editor: Januar
TribunJatim.com/ Zainal Arif
Cak Subhan (Baju Hitam) sopir ambulans Laznas LMI saat mengantar jenazah dari Bandara Juanda ke kawasan Sampang Madura. 

Laporan wartawan Tribun Jatim Network, Zainal Arif

TRIBUNJATIM.COM, SURABAYA - Menjadi sopir ambulans, harus siap 24 jam. Dimanapun dan kapanpun harus siap risiko, siap mengantarkan hingga sampai tujuan. 

Cak Subhan, sopir ambulans Laznas LMI memiliki kisah menarik saat dirinya mengambil jenazah di bandara Internasional Juanda diantar ke daerah Sokobanah Sampang, Selasa (7/9/2021) lalu.

“Pagi hari, saat saya sedang membersikan ambulans, saya ditelpon keluarga korban di Sampang Madura, untuk membantu mengantarkan jenazah di rumahnya," ujar Subhan kepada SURYA.co.id, Kamis (9/9/2021).

"Jenazah tersebut saat itu akan mendarat di bandara Internasional Juanda,” imbuhnya.

Saat itu, lelaki paruh baya itu langsung bergegas ke bandara Juanda. 

Karena sebentar lagi informasinya jenazah akan mendarat.

“Pesawatnya mendarat pada jam 09.10 pagi, saya harus bergegas, agar jenazah yang tiba, bisa langsung saya bawa ke rumah duka,” ungkapnya.

Menurutnya, jenazah tersebut merupakan warga Sampang yang bekerja di Malaysia. 

Ia wafat di Malaysia, kemudian dibawa pulang menggunakan pesawat dan akan dimakamkan di tempat kelahiran.

Baca juga: Diduga Abai Jarak Aman, 3 Mobil Terlibat Tabrakan Beruntun di Tol Waru

“Setelah jenazah sampai, saya juga membantu mengurusi administrasi dan pengecekan data. Setelah lengkap semua, saya membawa jenazah tersebut sendirian ke Sampang. Membutuhkan waktu 3 jam untuk saya bisa sampai di lokasi,” katanya.

Sesampainya di rumah duka, Cak Subhan sapaan akrabnya ternyata sudah ditunggui keluarganya dan banyak tetangganya, semua menangis dan ingin melihat jenazahnya.

“Medan perbukitan jalan rumahnya sejauh 11 KM, tak menyurutkan semangat saya untuk membantu antar sesama, sudah puluhan kali kami (Laznas LMI) membantu jenazah dari bandara, dan banyak masyarakat yang mempercayakan kami untuk membantu.” tutupnya. (zia)

Kumpulan berita Surabaya terkini

Sumber: Tribun Jatim
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved