Breaking News:

Berita Gresik

Rutan Gresik Bentuk Satgas Tangani Konsleting Listrik, Kabel Listrik Liar Dibongkar dari tembok

Rumah tahanan (Rutan) kelas II B Gresik mengantisipasi kebakaran dengan membentuk Satgas kebakaran. Sejumlah kabel liar di dalam rutan ditertibkan.

Penulis: Willy Abraham | Editor: Ndaru Wijayanto
surya/willy
Kepala Rutan Kelas II B Gresik, Aris Sakuriyadi (kiri) menunjukkan kabel listrik dibongkar dari dalam tembok, Kamis (9/9/2021). 

Laporan Wartawan Tribun Network, Willy Abraham

TRIBUNJATIM.COM, GRESIK - Rumah tahanan (Rutan) kelas II B Gresik mengantisipasi kebakaran dengan membentuk Satgas kebakaran. Sejumlah kabel liar di dalam rutan ditertibkan.

Kepala Rutan Kelas II B Gresik, Aris Sakuriyadi menegaskan langkah ini untuk mengantisipasi hal yang tidak diinginkan. Razia dilakukan di seluruh kamar warga binaan.

"Langkah mengantisipasi kejadian lapas Tangerang, kami membentuk satgas untuk melakukan razia dan merapikan kabel listrik liar yang dapat memicu terjadinya kebakaran atau konsleting," tutur Aris, Kamis (9/9/2021).

Hasilnya, petugas menemukan sejumlah kabel yang berada di tembok langsung dibongkar.

Petugas melakukan pembersihan dan merapikan instalasi listrik di masing-masing kamar hunian warga binaan.

Kabel listrik 15 buah, kabel charger enam buah, kepala charger enam buah, pipa almini tiga buah, stop kontak dua buah.

Kemudian ada 14 handphone, sendok stainless 10 buah, pemotong kuku dua buah. Gunting satu buah, headset satu buah, balok kayu satu buah. Mangkok dua buah, gelas dua buah.

Sebuah piring, botol kaca tujuh buah. MP3 dua buah, lemari kayu tiga buah, lemari plastik satu buah, obat-obatan empat buah dan stop kontak dua buah.

Selain itu, langkah antisipasi lainnya adalah mengecek alat pemadam api kebakaran dan fire block.

"Tiga buah alat pemadam api ringan (Apar). Kemudian delapan buah fire block ditempatkan area strategis. Kami mengecek kembali peralatan pemadam kebakaran yg dmikiliki rutan," tuturnya.

Pihaknya juga berkoordinasi dengan UPT Pemadam Kebakaran Gresik untuk edukasi dan penanggulangan terjadinya kebakaran.

Total ada 744 warga binaan di dalam lapas. Jumlahnya jauh dari kapasitas, padahal kapasitas Rutan Kelas II B Gresik hanya berisi 200 orang.

Sumber: Tribun Jatim
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved