Breaking News:

Berita Surabaya

Proses Perizinan di Surabaya Minta Dipercepat, Penghasilan Pegawai Dipotong Bila Lambat Memproses

Kasus Covid-19 di Surabaya melambat seiring dengan upaya sinergi jajaran forkompimda bersama masyarakat. Saat ini, Pemkot pun bersiap untuk menggerakk

Penulis: Bobby Constantine Koloway | Editor: Ndaru Wijayanto
SURYA/BOBBY KOLOWAY
Kepala Diskominfo Kota Surabaya, M Fikser di Surabaya, saat memberikan penjelasan di Surabaya. 

Laporan Wartawan Tribun Jatim Network, Bobby Koloway

TRIBUNJATIM.COM, SURABAYA – Kasus Covid-19 di Surabaya melambat seiring dengan upaya sinergi jajaran forkompimda bersama masyarakat. Saat ini, Pemkot pun bersiap untuk menggerakkan ekonomi.

Dalam menggerakkan ekonomi, salah satu strategi pemkot adalah dengan mempermudah perizinan.

Bahkan, Wali Kota Surabaya mengeluarkan Peraturan Wali Kota nomor 41 tahun 2021 tentang Perizinan Berusaha, Perizinan Non Berusaha dan Pelayanan Non Perizinan.

Satu di antara yang menjadi catatan adalah kecepatan pengurusan perizinan. Pengurusan izin harus mudah, cepat, dan akurat.

Melalui Perwali ini, warga cukup mengakses melalui Dinas Penanaman Modal & Pelayanan Terpadu Satu Pintu (DPMPTSP).

Selanjutnya, DPMPTSP akan terintegrasi dengan perangkat daerah (PD) yang yang mengurusi perizinan teknis. Namun, pada akhirnya izin tersebut akan dikeluarkan kembali DPMPTSP.

Semua proses perizinan juga dibatasi waktu tertentu. Kecepatan waktu dalam mengeluarkan izin akan mempengaruhi penilaian pegawai.

Untuk memudahkan proses tersebut, warga cukup melalui sebuah aplikasi. Dinas Komunikasi dan Informatika (Diskominfo) meluncurkan sistem aplikasi SSW Alfa.

Dengan mengakses melalui laman https://sswalfa.surabaya.go.id/, pemohon sudah bisa melengkapi perizinan hingga pada akhirnya mendapat izin yang dibutuhkan.

Halaman
123
Sumber: Tribun Jatim
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved