Breaking News:

Berita Madura

Tak Pakai Masker, Sejumlah Pemuda di Pamekasan Disanksi Nyanyi Indonesia Raya

Petugas gabungan TNI, Polri, dan Satpol PP Pamekasan, Madura menggelar Operasi Yustisi Protokol Kesehatan, Sabtu (11/9/2021) malam.

Penulis: Kuswanto Ferdian | Editor: Ndaru Wijayanto
TribunJatim/kuswanto
Suasana saat petugas gabungan di Pamekasan melakukan operasi protokol kesehatan di sejumlah cafe, Sabtu (11/9/2021). 

Laporan Wartawan TribunJatim.com, Kuswanto Ferdian

TRIBUNJATIM.COM, PAMEKASAN - Petugas gabungan TNI, Polri, dan Satpol PP Pamekasan, Madura menggelar Operasi Yustisi Protokol Kesehatan, Sabtu (11/9/2021) malam.

Sebelum operasi ini dimulai terlebih dahulu dilakukan apel kesiapan di area Taman Monumen Arek Lancor.

Operasi tersebut dilakukan dalam rangka mendisiplinkan masyarakat untuk menerapkan protokol kesehatan demi memutus mata rantai penyebaran Covid-19.

Kassubag Humas Polres Pamekasan, AKP Nining Dyah mengatakan, para pelanggar langsung didata dan dijatuhi sanksi dari mulai menghafal Pancasila dan menyanyikan lagu Indonesia Raya.

”Sasaran operasi yaitu cafe dan tempat nongkrong masyarakat yang berkerumun," kata AKP Nining kepada TribunMadura.com.

Menurut dia, terdapat beberapa warga yang terjaring dalam operasi yustisi tersebut. Namun, paling banyak adalah anak muda.

"Pemberian sanksi ini untuk memberikan efek jera sehingga tidak ada lagi yang melanggar protokol kesehatan,” ujarnya.

Pihaknya juga mengimbau masyarakat selalu menerapkan protokol kesehatan untuk membantu pemerintah dalam memutus mata rantai penyebaran Covid-19. 

Di antaranya, memakai masker saat keluar rumah, mencuci tangan secara berkala, menjaga jarak dengan orang sekitar, dan menghindari kerumunan.

Sumber: Tribun Jatim
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved